Awal Tahun, Pemohon SKCK Melonjak 100 Persen

METROSEMARANG.COM – Memasuki tahun 2018, para pembuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolrestabes Semarang mengalami peningkatan lebih dari 100 persen. Mereka harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan layanan dari petugas karena banyaknya masyarakat yang hendak membuat maupun melakukan perpanjangan SKCK.

Antrean pencari SKCK di Mapolrestabes Semarang, Rabu (3/1). Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Sebenarnya antrean meningkat sudah dari 20 Desember 2017 lalu. Biasanya sehari menerbitkan sekitar 100 SKCK sekarang bisa sampai 250 SKCK,” ujar Kasat Intelkam Polrestabes Semarang, AKBP Ventie Bernard Musak di Mapolrestabes Semarang, Rabu (3/12) pagi.

Proses pembuatan SKCK sendiri, lanjut Ventie sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama. Pihaknya hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit satu SKCK.

“Ya pembuatan SKCK lima menit selesai sudah dengan rekam sidik jari, namun memang permintaannya banyak dan alat yang kita punya baru tiga sehingga antreannya panjang,” imbuh Ventie.

Selain itu, membeludaknya pencari SKCK di Mapolrestabes Semarang, salah satunya juga disebabkan oleh formulir pendaftaran pembuatan SKCK di jajaran Polsek habis. Sehingga para pencari SKCK harus rela datang ke Mapolrestabes Semarang untuk menerbitkan SKCK.

“Saat ini memang formulir permohonan pembuatan SKCK di Polsek-polsek habis, sehingga mereka harus datang ke sini (Mapolrestabes Semarang) untuk mendapatkan pelayanan pembuatan SKCK,” pungkas Ventie

Beberapa pencari SKCK bahkan rela datang lebih dari satu kali lantaran kehabisan nomor antrean. Seperti yang dilakukan oleh Anggie Dwi (19).

“Kemarin sebenernya udah ke sini Mas, karena nomor antreannya sudah habis saya kemudian disuruh pulang dan hari ini kembali lagi. Ini buat persyaratan nglamar kerja, mumpung banyak lowongan,” tukas Anggie. (fen)

You might also like

Comments are closed.