Awan Ingin Louhan Indonesia Tembus Pasar Internasional

METROSEMARANG.COM – Kepopuleran ikan louhan pernah mencapai puncak kejayaan di Indonesia, sekitar tahun 2000-an silam. Namun, secara perlahan ikan berkepala nonong itu menghilang dari pasaran. Kini, sejumlah kalangan berusaha membangkitkan ikan louhan Indonesia agar bisa menembus pasar internasional.

Mereka tetap setia merawat ikan yang mempunyai ciri khusus kepala besar. Di Semarang, para penghobi peliharaan ikan louhan membuat sebuah komunitas bernama Louhan Semarang Family (LSF).

Awan Purnomo menunjukkan salah satu louhan unggulan yang ditampilkan di Pasar Ikan Higienis Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Awan Purnomo menunjukkan salah satu louhan unggulan yang ditampilkan di Pasar Ikan Higienis Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Penasihat LSF Awan Purnomo mengungkapkan, bagi penghobi ikan, pasar ikan louhan masih cukup besar. Terutama jika kualitas ikan hias tersebut mempunyai keunikan yang berbeda dengan yang lainnya. “Marketnya cukup besar karena terjaga seleksi alam,” kata Awan Purnomo kepada metrosemarang.com, Sabtu (5/3).

Ingin memberi wadah bagi pecinta louhan di Semarang, dia dan anggota komunitas lain menyelenggarakan kontes ikan hias jenis louhan untuk yang pertama kali di Kota Semarang. Selain sebagai ajang unjuk kebolehan peliharaan, di sisi lain juga ingin menembus pasar ikan hias international.

“Dengan even seperti ini, kita ingin mencoba merambah pasar yang lebih luas. Kita ingin louhan dari Indonesia bisa menembus pasar international,” kata Awan.

Ikan louhan yang menang kontes, lanjut Awan, jika dijual bisa mencapai jutaan rupiah. Ini karena keindahan corak warna, ukuran proporsional badan, dan juga keindahan yang lainnya. “Yang ikut kontes seperti ini kalau dijual bisa sampai Rp 3-5 jutaan,” katanya sambil menunjukkan salah satu louhan di akuarium.

Mini kontes louhan ini berlangsung di Pasar Ikan Higienis (PIH) Semarang, Sabtu-Minggu (5-6/3). (din)

You might also like

Comments are closed.