Awas! El Nino Ancam Wilayah Jateng hingga Februari 2016

Salah seorang warga Deliksari mengantre untuk mendapatkan air bersih. Musim kemarau masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Foto Metrosemarang/ilyas aditya
Salah seorang warga Deliksari mengantre untuk mendapatkan air bersih. Musim kemarau masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Foto Metrosemarang/dok

SEMARANG – Cuaca panas akibat pengaruh El Nino bakal terjadi di semua wilayah Jawa Tengah hingga awal 2016 mendatang. Hal ini mengakibatkan musim kemarau bakal berlangsung lebih lama dengan curah hujan relatif rendah. Prakirawan Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Zauyik mengatakan, dengan kondisi tersebut maka puncak kekeringan akan terjadi pada September hingga November 2015.

“Maka dari itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar menjaga stamina agar tidak dehidrasi saat bekerja. Ini karena suhu udara terus meninggi,” terang Zauyik, saat dihubungi metrosemarang.com, Rabu (12/8).

Berdasarkan data terkini BMKG, diketahui ada puluhan daerah di Jateng yang tidak diguyur hujan sejak 60 hari atau dua bulan terakhir. Daerah-daerah tersebut di antaranya Purwonegoro Banjarnegara, Jatilawang Banyumas, Ngemplak Boyolali, Karangsembung, Bumiayu Brebes, Nusawangu, Binangun Cilacap, Jatisono, Bungo, Jungsemi Demak, Brati PHP, Butak, Ngaringan, Ngambak, Kapung Grobogan dan Tawangmangu, Ngargoyoso Karanganyar.

Selanjutnya adalah Kelopo Gading, Ayah, Rantewaringin, Srimadono, Sempor Kebumen, Cokrotulung, Bawak, Ketandan, Karangnongko Klaten, Kajoran, Salaman, Magelang, Plered, Mertoyudan, Borobudur Magelang, Jolong Pati, Kajene Pemalang, Bruno, Jogoboyo, Kedungkamal, Jrakah, Kedungupit, Kalimeneng, Sawangan Purworejo, Sedan, Pancur Rembang, Banyubiru, Cepoko Semarang, Mojo Sragen, Pracimantoro, Wuryantoro, Batuwarno, Jatiroto, Kismantoro, Ngadirojo, Balepanjang, Selogiri, Baturetno Wonogiri dan Wadaslintang Wonosobo.

Lebih jauh, ia menjelaskan, gelombang panas El Nino yang datang dari arah timur Indonesia memang berdampak di wilayah daratan. Bahkan, suhu udara rata-rata di siang hari bisa mencapai diatas 30 derajat celcius. “Untuk siang ini, suhu udara di Semarang dan sekitarnya mencapai 33-34 derajat celcius,” tutur Zauyik.

Ia menambahkan, El Nino juga membuat intensitas curah hujan yang mengguyur Jawa Tengah menjadi tidak teratur. Kadang kala, terjadi hujan lokal di beberapa lokasi saat malam hari. “Dan anomali seperti itu akan berlangsung sampai Februari 2016 mendatang,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.