Awas! Jangan Main-Main dengan Api

6 Bulan 58 Kebakaran di Semarang

Gesekan rumput kering dan sampah kering, diperkuat dengan cuaca Kota Semarang yang sedang panas-panasnya.

KEBAKARAN hebat menghanguskan sebuah gudang penyimpanan plastik bekas di Jalan Brigjem Sudiarto, Pedurungan, Kota Semarang, awal pekan ini (Senin, 6 Agustus 2018). Api mulia berkobar sekitar pukul 12.00, berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Dinas Pemadam Kebakaran menurunkan 20 mobil pemadam untuk menjinakkan api.

Ini adalah kebakaran yang kesekian kali terjadi di Semarang dalam beberapa bulan belakangan. Pada Minggu, 8 Juli 2018, sebuah rumah di Jalan Bugangan Raya 25-A1, Semarang. Kejadian itu menewaskan seorang anak perempuan dan ibunya.

Tahun ini, intensitas kebakaran di Kota Semarang mengalami peningkatan sejak Mei 2018. Selama bulan Januari 2018, hanya ada 11 kejadian kebakaran. Namun memasuki bulan Mei, jumlahnya melonjak hingga totalnya mencapai 58 kejadian pada bulan Juli 2018.

kebakaran semarang
infografik: Habib Lutfi (magang)

Data di Dinas Kebakaran Kota Semarang menyebut penyebab kebakaran di Semarang didominasi oleh gesekan rumput dan sampah. Gesekan rumput kering dan sampah kering, diperkuat dengan cuaca Kota Semarang yang sedang panas-panasnya. Akhir-akhir ini, suhu di Kota Semarang mencapai 33 hingga 36 derajat celcius kala siang.

Jumlah kebakaran yang disebabkan oleh gesekan rumput dan sampah itu mencapai 34 kejadian. Sebagian besar tempat kejadian kebakaran juga ada di tanah lapang atau lahan terbuka. Kendati demikian, hal itu tetap membahayakan.

Oleh sebab itu, dibutuhkan deteksi dini kejadian kebakaran. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang dan pemerintah kelurahan memantau lingkungan. Mendeteksi potensi-potensi kekeringan dan kerawanan kebakaran di wilayah masing-masing. Dinas Kebakaran Kota Semarang sendiri mengimbau agar warga tidak membakar sampah, membakar ilalang kering dan tidak membuang puntung rokok secara sembarangan. (*)

 

 

 

 

 

You might also like

Comments are closed.