Awas, Makan Opor Nget-ngetan Bisa Berisiko Kanker

METROSEMARANG.COM – Lebaran identik dengan makanan opor. Tidak jarang, opor tersebut tidak langsung habis kemudian dipanaskan untuk dinikmati di lain waktu, bahkan hingga berhari-hari.

Ahli Gizi RS Elizabeth, Florentinus Nurtitus dalam talkshow di Hotel Ibis Simpang Lima Semarang, Rabu (5/7). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Menurut Ahli Gizi dari Rumah Sakit Elizabeth, Florentinus Nurtitus, memanaskan masakan seperti opor sangat tidak dianjurkan walaupun opor cenderung lebih nikmat jika sudah dipanaskan berkali-kali.

“Di lingkungan kita sering memanaskan opor hingga berhari-hari. Katanya lebih meresap bumbunya. Padahal memanaskan masakan itu bisa mengurangi kadar gizi, berisiko menimbulkan kanker dan hipertensi,” kata dia dalam talkshow di Hotel Ibis Simpang Lima Semarang, Rabu (5/7).

Untuk menikmati opor, lanjutnya, masyarakat diimbau untuk mengurangi mengkonsumsi lemak yang terdapat pada kuah opor dengan cara memakan dagingnya saja.

Dia menyarankan agar masakan bisa langsung dihabiskan dalam waktu tidak lebih dari dua jam setelah masakan dihidangkan. Dia juga memberikan saran agar tidak terlalu banyak memasak agar langsung habis. (ade)

 

 

You might also like

Comments are closed.