Awas, Makanan Kadaluarsa Masih Beredar di Supermarket

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Petugas Polrestabes Semarang menemukan makanan dan minuman tak layak konsumsi yang diperdagangkan di sejumlah supermarket, dalam razia gabungan yang melibatkan Disperindag, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan YLKI Kota Semarang tersebut, Selasa (7/7).

Perburuan petugas diawali di sebuah supermarket di wilayah Semarang Barat. Dipimpin Kanit IV Tindak pidana khusus Satreskrim Polrestabes Semarang,  AKP Agus Budi Yuwono, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap sejumlah makanan dan minuman yang berada di dalam supermarket tersebut.

Setelah melakukan pengecekan, Petugas lantas menemukan  sejumlah  makanan dan minuman yang sudah tak layak konsumsi atau melewati batas masa kadaluarsa. Bahkan, beberapa bahan makan seperti otak-otak ikan, nugget ayam, dan kentang goreng beku diketahui sudah berjamur.

“Temuan tersebut langsung dimusnahkan oleh karyawan toko dengan cara dibakar dan disaksikan langsung manager toko,” kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto, ditemui Rabu (8/7) siang.

Hal serupa juga terjadi di supermarket di daerah Banyumanik dan Kaligawe Semarang. Petugas juga menemukan sejumlah makanan yang tak layak konsumsi. Beberapa kemasan makanan juga diketahui dalam keadaan rusak. “Untuk kemasan yang rusak bersama pengelola toko kami sisihkan untuk diretur,” imbuh Sugiarto.

Rencananya, razia serupa akan terus dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri mendatang. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli bahan makanan di pasar tradisional maupun di supermarket.

Di antaranya dengan memeriksa batas tanggal kadaluarsa ataupun memeriksa kondisi barang yang akan dibeli. “Imbauan juga kami berikan kepada pengelola supermarket untuk lebih intensif memeriksa barang yang hendak dijual,” tandas Sugiarto. (yas)

You might also like

Comments are closed.