Babak 8 Besar Ditunda, PSIS Fokus Pulihkan Kebugaran Pemain

METROSEMARANG.COM – Molornya jadwal babak 8 besar Liga 2 membuat tim-tim kontestan harus merevisi program latihan. Pelatih PSIS Semarang, Subangkit bakal memaksimalkan masa jeda kompetisi untuk memulihkan kebugaran Haudi Abdillah cs.

PSIS harus menunggu bergulirnya babak 8 besar Liga 2. Foto: metrosemarang.com

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi menyatakan bahwa pelaksanaan babak 8 besar yang sedianya digulirkan pada 20 Oktober ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Melalui surat bertanggal 13 Oktober 2017 itu tidak disampaikan secara detail terkait penundaan tersebut. Kerusuhan yang menewaskan satu orang suporter Persita Tangerang pada matchday terakhir babak 16, Rabu (11/10), ditengarai menjadi alasan operator menunda babak perempatfinal Liga 2.

Subangkit pun mencoba mengambil sisi positif di balik molornya jadwal 8 besar. “Tidak masalah. Kami jadi punya waktu ekstra untuk mematangkan konsep bermain,” kata dia, usai memimpin latihan di Lapangan Yon Arhanudse, Sabtu (14/10) sore.

Selain itu, pemain-pemain yang dibekap cedera diharapkan memiliki waktu yang cukup untuk pulih. “Pemain-pemain yang kemarin cedera seperti Yunus mudah-mudahan bisa sepenuhnya pulih saat babak 8 besar dimulai,” ucapnya.

Tertundanya fase 8 besar juga berpotensi mengganggu performa tim. Padahal PSIS tengah berada dalam mood bagus usai mengakhiri babak 16 besar sebagai juara grup.

“Kami harus bisa menjaga mood anak-anak agar tetap stabil. Salah satunya dengan menambah variasi menu latihan. Yang tak kalah penting, level kebugaran mereka juga harus tetap terjaga,” tukas Subangkit.

Sesuai pembagian grup babak 8 besar, skuad Mahesa Jenar bakal bersaing dengan Persebaya Surabaya, PSPS Riau dan PS Mojokerto Putra. Babak perempatfinal kompetisi kasta kedua ini akan menggunakan format home tournament. (twy)

You might also like

Comments are closed.