Bakal Jadi World Heritage, UNESCO Pastikan Kota Lama Tahan Bencana

METROSEMARANG.COM – Kota Lama Semarang ditargetkan menjadi World Heritage pada 2020 mendatang. Untuk memenuhi kriteria sebagai nominasi World Heritage, beberapa faktor perlu diangkat, terutama kebudayaan di dalamnya.

Workshop pembuatan strategi pengurangan risiko bencana di Kota Lama Semarang, Senin (26/2). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Executive Chairman Indonesian National Commission for UNESCO Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Arief Rachman mengatakan kebudayaan merupakan pondasi awal dalam membangun bangsa. Jika hal ini dipadukan dengan kegiatan perekonomian, maka Kota Lama akan semakin berpotensi masuk dalam nominasi.

“Penilai akan datang dan menilik kekuatan sejarah Kota Lama. Jika dilihat kondisi saat ini, Kota Lama Semarang sangat berpotensi,” katanya, Senin (26/2).

Selama dua hari, UNESCO bersama tim peneliti melakukan workshop di gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama untuk merumuskan pembangunan Kota Lama, terutama pada ketahanan Kota Lama dalam menerima bencana. Hal ini juga menjadi penting lantaran menjadi poin penting dalam penilaian.

Arief mengatakan, pembangunan kawasan World Heritage harus melalui hasil penelitian yang pasti. Jika tidak, maka yang terjadi adalah ketidakseimbangan antara kebudayaan dan perekonomian. Dia menyebutkan, banyak calon kawasan World Heritage yang gugur karena hanya menitikberatkan pada perekonomian dan melupakan unsur lain yang lebih penting.

Sementara itu, Kepala Unit Budaya UNESCO, Moechiba menuturkan, drainase dan instalasi listrik adalah beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam penanganan bencana di kawasan Kota Lama Semarang.

Dia ingin saluran air diatur lebih baik sehingga menghindarkan Kota Lama dari genangan. Selain itu, instalasi listrik saat ini di kawasan Kota Lama masih terlihat banyak kabel yang mengurangi keindahan. (ade)

You might also like

Comments are closed.