Balai Benih Ikan Cangkiran Segera jadi Pemancingan Umum

METROSEMARANG.COM – Dinas Perikanan Kota Semarang ingin membuat Balai Benih Ikan di Cangkiran Kecamatan Mijen sebagai tempat khusus pembenihan, pembesaran, dan pemancingan. Sedangkan Balai Benih Ikan akan dipindah di Sumurejo Kecamatan Gunungpati dengan membangun Kawasan Minapolitan.

Warga memancing ikan di kolam pemancingan Balai Benih Ikan di Cangkiran, Mijen, Kamis (9/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

“Balai Benih yang sekarang di Cangkiran, Mijen kita ingin jadikan pembenihan dan pemancingan yang berkelas. Saat ini banyak masyarakat yang sudah mancing di situ”, kata Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang I Gusti Made Agung, Kamis (9/2).

Luas Balai Benih Ikan di Cangkiran sekitar 2 hektare, selama ini hanya untuk pembenihan, pembesaran, dan tempat penelitian. Ada beberapa kolam besar untuk pembenihan dan pembesaran. Sedangkan kolam pemancingan sementara baru satu.

Nantinya, kolam pemancingan akan ditambah karena masih tersedia lahan kosong. Di Balai Benih ikan ini juga tersedia mes bagi masyarakat yang mau melakukan penelitian budidaya ikan. Biasanya mahasiswa dari Fakultas Perikanan Undip.

Dengan dijadikan juga tempat pemancingan, diharapkan dapat memberdayakan masyarakat dan meraih pendapatan. ”Karena yang jaga (pemancingan) nanti warga dan digaji. Pemerintah sendiri juga menghasilkan pendapatan daerah,” katanya.

Untuk mengembangkan Balai Benih Ikan jadi tempat pemancingan, pihaknya akan mengajak komunitas pemancing ikan. Guna mendapatkan masukan pola pengelolaan pemancingan yang baik, sehingga bisa dikelola secara profesional.

Ikan yang tersedia di kolam pemancingan Balai Benih Ikan antara lain karper, mas, bawal, dan lainnya.

Agung Waskito, pemancing di Balai Benih Ikan Cangkiran menyebutkan, ikan yang diperoleh harus dibayar Rp 35 ribu per kilo. Namun tempatnya representatif. Karena aksesnya mudah di pinggir jalan raya dan viewnya bagus, alam pegunungan.

”Juga bisa mancing dari pagi sampai sore, karena buka jam 07.00 tutup jam 18.00. Ikannya besar-besar juga, saya pernah dapat satu beratnya hampir sekilo,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.