Bambang Nianto Mulyo: Pantang Mengekang

Bambang Nianto Mulyo Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha
Bambang Nianto Mulyo
Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha

SEDERET prestasi yang diukir siswa-siswi SMAN 3 Semarang tidak bisa lepas dari peran sosok yang satu ini. Sejak dipercaya memimpin sekolah yang beralamat di Jalan Pemuda tersebut pada 2012 silam, Bambang Nianto Mulyo sukses menghadirkan gelar ranking I se-Semarang dan peringkat IV se-Jawa Tengah buat SMAN 3.

Bagi Bambang, memberikan visi dan misi yang jelas kepada stafnya menjadi hal terpenting sebagai seorang pemimpin. Selain itu, seorang pemimpin juga harus bisa membangun kebersamaan serta mendorong guru untuk giat bekerja.

“Mengontrol staf juga penting. Dan jangan terlalu mengekang, karena itu menghambat kreativitas guru. Belajar menjadi guru profesional saja. Soal hasil, kita pasrah dengan yang di atas,” ujarnya kepada metrosemarang.com, Senin (2/2).

Pengalamannya memimpin di beberapa sekolah favorit sangat memberi dampak positif bagi sekolah yang sekarang diampunya. Bagaimana tidak, di tahun 2014 siswa-siswi SMAN 3 Semarang berprestasi tidak hanya tingkat nasional, bahkan sampai internasional.

“Alhamdulillah prestasi semakin meningkat. Bisa meraih juara I lomba matematika tingkat nasional, harapan II Penulisan Remaja Islam “Pelangi di Malam Hari” tingkat nasional, meraih perak dengan menciptakan baju anti peluru dari serabut kelapa tingkat internasional, dan meraih perak dengan menciptakan Borax Detection tingkat internasional,” imbuh pria 54 tahun ini.

Berkat keberhasilannya tersebut, bapak dua anak ini sekarang juga sibuk menjadi pemateri kepemimpinan, mulai dari organisasi-organisasi, pelajar, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum di wilayah Jateng. Dia juga didaulat sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Semarang, Karesidenan Semarang, dan Provinsi Jateng. (ans)

 

 

You might also like

Comments are closed.