Bandeng Olahan Warga Puspanjolo Ini Dijamin Bebas Duri

METROSEMARANG.COM-Tangan Sri Wahyuni nampak sibuk mencabuti duri ikan Bandeng mentah. Kedua tangannya dengan cekatan memainkan pisau, pinset, hingga gunting untuk memisahkan duri-duri dari daging bandeng.

“Penanganannya memang agak rumit, perlu keahlian khusus agar duri benar-benar bisa dicabut tanpa tersisa,” kata Sri Wahyuni, pemilik UKM Cipta Mandiri spesialis bandeng cabut duri, Sabtu (26/3).

Akibat semua durinya dicabut, kapasitas berat ikan saat dijual pun berkurang. Sri menjelaskan, setiap satu kilo bandeng mentah hanya tersisa enam ons berat bersih saat semua durinya dicabut. Rumitnya cara yang harus dilakukan untuk mencabuti duri-duri tersebut membuat ikan bandeng tampil beda.

cabut duri

Penggemar ikan bandeng tak perlu lagi repot-repot memasak dengan cara dipresto karena sudah tak ada satu pun duri yang tertinggal. Sri tak hanya menerima pesanan ikan mentah, ia juga siap menerima pesanan yang sudah matang seperti pepes, pindang, cabut duri crispi dan bakar. “Saya jamin tidak ada duri yang ketinggalan,” kata Sri warga Puspanjolo Selatan RT 2 RW 5.

Sri memulai usaha tersebut sejak tahun 2006 setelah mendapat pelatihan dari Dinas Perikanan. Ia pun sudah mempunyai pelanggan tetap mulai perorangan, restoran, hingga hotel. Sehari ia mampu mencabut duri bandeng 15-20 kilo. “Satu kilo saya biasa menjual Rp 55 ribu, kalau pesan secara online tinggal nambah uang kirim,” tandasnya. (din)

You might also like

Comments are closed.