Banjir Surut, Warga Genuk Mulai Terserang Penyakit Kulit

METROSEMARANG.COM – Sejumlah warga di dua kelurahan Kecamatan Genuk, Semarang mengalami gatal-gatal dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) pasca banjir yang melanda wilayah tersebut hampir sebulan terakhir.

Banjir di wilayah Genuk berangsur surut. Kini warga mulai dijangkiti penyakit kulit. Foto: Instagram @satlantaspolrestabessmg

“Kami menemukan banyak laporan warga Kelurahan Trimulyo dan Banjardowo yang terjangkit penyakit kulit. Rata-rata mereka mengeluh gatal-gatal pada kulitnya. Tetapi ada pula yang mengalami gangguan pernapasan. Ini merupakan imbas limpasan banjir yang muncul dari Jalan Raya Kaligawe,” ungkap Widoyono, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang kepada metrosemarang.com, Senin (26/2).

Widoyono mengatakan telah menerjunkan tim untuk berkeliling ke semua titik banjir di dua kelurahan tersebut. Setiap tim medis berjumlah enam orang yang terdiri seorang dokter, dan beberapa petugas medis lapangan.

Berdasarkan catatan medis Dinkes, terdapat dua warga yang terpaksa dirujuk ke rumah sakit terdekat karena faktor usia yang sudah lanjut dan terserang ISPA.

Widoyono juga mengungkapkan telah mendirikan posko kesehatan di sejumlah gerbang masuk perkampungan yang ada di situ. Upaya ini dilakukan demi mengantisipasi lonjakan keluhan warga yang terjangkit penyakit pasca banjir.

“Dua sampai tiga posko kita bangun di Trimulyo dan Banjardowo. Jika genangan banjirnya sudah benar-benar surut, kami akan menyusuri tiap jalanan kampunh supaya potensi munculnya penyakit leptospirosis bisa diantisipasi sejak dini,” bebernya.

Ia berharap warga segera membersihkan semua selokan agar terhindar dari penyakit tersebut. (far)

You might also like

Comments are closed.