Bantuan Pasar Johar Belum Turun, Hendi Temui Jokowi

METROSEMARANG.COM – Belum turunnya bantuan yang dijanjikan pemerintah pusat untuk membangun Pasar Johar membuat Pemkot Semarang bergerak cepat. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, telah menemui langsung Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Pedagang Pasar Johar pasca kebakaran pada 9 Mei 2015. Bangunan baru Pasar Johar akan dibangun lima lantai. Foto: metrosemarang.com/dok

Hingga kini bantuan yang dijanjikan pusat kepada Pemkot Semarang sebesar Rp 100 miliar untuk tahap pertama pembangunan Pasar Johar belum cair. Bahkan belum jelas berapa besaran anggarannya yang akan diberikan dan kapan turunnya.

Padahal, Pemkot Semarang segera memulai pembangunan tahap pertama berupa penguatan bangunan cagar budaya. Pemkot Semarang terpaksa hanya mengandalkan dari anggaran sendiri semampunya sebesar Rp 50 miliar.

Hendi, sapaan wali kota, mengatakan, sudah bertemu dengan Menteri Keuangan dan Presiden Joko Widodo untuk membicarakan masalah bantuan tersebut. Menurutnya, sudah ada komitmen dari Presiden untuk adanya percepatan pembangunan Pasar Johar sesuai harapannya.

‘’Bantuan dari Pusat memang belum ada titik terang, Bu Menteri Keuangan sudah kita sowani, bahkan kemarin dalam forum kepala daerah dengan Pak Presiden sudah saya ulang, saya sampaikan kepada Bapak Presiden untuk segera melakukan percepatan membangun Pasar Johar ini,’’ katanya di balai kota, Selasa (25/4).

Dari pertemuan dengan Presiden tersebut, menurutnya selanjutnya Kementerian Keuangan bersama dengan Kementerian Perdagangan akan berkoordinasi untuk menentukan besaran anggaran yang akan dikucurkan dari Pemerintah Pusat.

‘’Beliau mengatakan, oke Mas Wali segera akan kita sampaikan kepada pihak-pihak terkait seperti Menteri Perdagangan sama Menteri Keuangan berapa anggaran yang akan dialokasikan untuk pembangunan Pasar Johar,’’ terangnya.

Hendi menegaskan, Pasar Johar tetap akan segera dibangun. Berapapun nanti anggaran yang akan diberikan oleh pemerintah pusat. Termasuk juga berapapun nanti anggaran bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Diakui, belum kunjung turunnya bantuan dari Pemerintah Pusat karena anggaran yang dibutuhkan untuk membangun kembali Pasar Johar pasca terbakar memang cukup besar sekitar Rp 800 miliar. Selain membangun kembali pasar, nantinya juga akan dilakukan pembangunan alun-alun dan penguatan cagar budaya. (duh)

You might also like

Comments are closed.