Banyak Proyek Belum Berjalan, Dewan Desak Dilakukan Evaluasi

METROSEMARANG.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang mendesak segera dilakukan evaluasi program pembangunan infrastruktur yang dilakukan setiap dinas atau Organisasi Perangkat daerah (OPD). Sebab banyak proyek dengan anggaran daerah yang hingga bulan Agustus saat ini belum dikerjakan.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso
Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Jangankan kegiatan proyek infrastruktur besar, bahkan proyek kecil saja seperti jenis proyek Penunjukan Langsung (PL) sampai sekarang banyak yang belum dikerjakan,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, baru-baru ini.

Dia mendesak, harus ada evaluasi untuk semester pertama tahun ini seberapa jauh program kegiatan yang dilaksanakan setiap OPD. Terutama di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang yang banyak sekali lelang proyek pekerjaan yang terlambat dilaksanakan.

‘’Di PU ini banyak sekali lelang-lelang yang seharusnya dimulai awal tahun 2017, tapi justru baru terlaksana lelangnya pada pertengahan tahun,’’ katanya.

Joko Santoso menegaskan, keterlambatan lelang secara otomatis menyebabkan dimulainya pekerjaan juga menjadi terlambat. Dan akan berdampak pada kualitas proyek karena dengan waktu yang sudah mepet maka kontraktor akan dikejar-kejar waktu dan aturan yang ada.

‘’Jadi fungsi pengawasan pemerintah harus dimaksimalkan betul. Saya melihat molornya banyak proyek karena manajemen yang tidak bagus. Banyak pula yang sudah menang lelang sampai sekarang belum dikerjakan,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang Iswar Aminudin mengatakan, di tempatnya saat ini mengerjakan sebanyak 87 proyek. Pihaknya sedang melakukan proses percepatan untuk pengerjaan proyek.

Mengenai adanya kemungkinan pelaksanaan proyek yang tidak selesai tepat waktu atau molor, pihaknya menyatakan tetap akan mengacu kepada aturan. Pihaknya menegaskan akan ada sanksi yang diberlakukan kepada kontraktor.

‘’Tentu ada sanksi, misalnya kami blacklist. Tapi saya kira untuk saat ini belum saatnya untuk masalah sanksi itu, karena masih dalam proses percepatan pengerjaan. Tapi kalau nanti pada Desember pekerjaan tidak selesai, baru bicara itu,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.