Bapenda akan Kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kos

METROSEMARANG.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menyambut baik pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Rumah Kos. Pengesahan raperda tersebut oleh DPRD Kota Semarang akan memudahkan dalam memungut pajak dari sektor kos-kosan.

Pansus Raperda Pengelolaan Rumah Kos DPRD Kota Semarang meninjau Rumah Kos D’Paragon di Jalan Jogja, Selasa (16/5). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

”Harapan kami semoga raperda ini setelah diundangkan memudahkan kami dalam memungut pajak. Karena pintu utamanya yaitu data pemilik rumah kos akan sangat mudah sekali didapat dari bagian perizinan,” kata Kasi Pendaftaraan dan Pendapatan Pajak Bapenda, Elly Asmara, Selasa (16/5).

Harapannya setelah disahkan raperda ini akan memberikan efek terhadap perolehan pendapatan daerah dari pajak. Sebab raperda ini mengatur mulai dari ketertiban rumah kos, pengendaliannya, administrasi kependudukan penghuninya, hingga tentang kewajiban pembayaran pajaknya.

Dari data sementara yang dimilikinya, saat ini rumah kos yang terdaftar sebagai obyek wajib pajak baru ada sekitar 600. Padahal potensinya jauh lebih besar dan masih terus didata. Dari 600 wajib pajak tersebut juga baru 80% atau sekitar 400an yang membayar pajak dengan nilai ratusan juta.

”Sebelumnya sesuai Perda Pajak Hotel tahun 2011 yang dikenakan pajak adalah rumah kos dengan 10 kamar lebih sebesar 10%, tapi dalam raperda ini nanti hanya menyebutkan kewajiban pemilik rumah kos untuk membayar pajak,” pungkasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.