Baru 142 Taksi Online di Semarang Lakukan Uji KIR

METROSEMARANG.COM – Baru ada 142 kendaraan sewa khusus atau taksi online yang telah melakukan uji KIR atau uji kelayakan jalan di Dinas Perhubungan Kota Semarang. Meskipun uji KIR merupakan kewajiban yang diperintahkan oleh Kementerian Perhubungan kepada setiap pemilik taksi online sejak November 2017 lalu.

Ilustrasi

Rendahnya antusiasme pemilik taksi online melakukan uji KIR kendaraannya ini diakui oleh Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Kota Semarang, Topo Mulyono, Jumat (23/3).

Dia mengatakan, dari ratusan taksi online yang beredar di Semarang belum banyak yang melakukan uji KIR. Sampai saat ini tercatat baru ada 142 kendaraan yang melakukannya.

‘’Kami akan terus melakukan sosialisasi agar para pemilik taksi online segera mengurus izin KIR mereka. Ini penting dan wajib bagi semua kendaraan angkutan, baik angkutan barang maupun angkutan penumpang,’’ katanya.

Dia menjelaskan, uji KIR demi keselamatan dan kenyamanan penumpang juga diatur dalam undang-undang tentang lalulintas dan angkutan jalan. Untuk mengurus izin KIR taksi online akan dilayani jika dalam bentuk badan hukum bukan dilakukan secara perseorangan.

‘’Syarat uji  KIR harus mendapatkan Surat Persetujuan Izin Operasional (SPIO) dari Dishub Provinsi Jateng. Dan untuk mendapatkan SPIO itu, harus berbadan hukum, bisa koperasi, CV, PT atau lainnya,’’ jelasnya.

Terkait biaya pengurusan uji KIR sendiri sudah diatur dalam peraturan daerah akan dikenakan biaya Rp 57.000. Tidak ada pungutan lainnya selain nilai tersebut.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Semarang Agung Meidri menegaskan, jangka waktu untuk uji KIR taksi online dibatasi hanya sampai akhir Mei ini. Karenaya dia menghimbau seluruh pemilik taksi online untuk segera melakuka uji KIR. ‘’Tentu akan ada tindakan penertiban dari petugas jika tidak melakukan uji KIR,’’ tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.