Baru 25 Perusahaan Fintech Terdaftar di OJK

METROSEMARANG.COM – Untuk mendukung pengembangan Financial Technology (Fintech), Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan POJK Nomor 77/POJK.01/2016 tanggal 28 Desember 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Langsung Berbasis Teknologi Informasi (LMPUBTI) atau Peer-to-Peer Lending.

Konferensi Pers OJK mengenai perkembangan Financial Technology, Senin (30/10). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Dijelaskan, dalam POJK tersebut, penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi diatur bahwa Badan hukum penyelenggara harus berbentuk perseroan terbatas atau koperasi dengan modal disetor bagi perseroan terbatas paling sedikit Rp 1 Miliar dan modal sendiri bagi koperasi paling sedikit Rp 1 Miliar yang dibayarkan pada saat pendaftaran.

“Bagi perusahaan yang telah beroperasi sebelum peraturan OJK ini diundangkan, harus mengajukan permohonan pendaftaran kepada OJK paling lambat enam bulan setelah POJK ini berlaku,” kata Bambang Kiswono Kepala OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Senin (30/10).

Setelah itu, penyelenggara wajib mengajukan permohonan izin sebagai Penyelenggara dalam jangka waktu  paling lama satu tahun sejak tanggal terdaftar di OJK. Penyelenggara yang surat tanda bukti terdaftarnya dinyatakan batal tidak dapat lagi menyampaikan permohonan pendaftaran kepada OJK

Bambang menegaskan bahwa dengan dikeluarkannya ketentuan Layanan Pinjam Meminjam Langsung Berbasis Teknologi Informasi (LMPUBTI) atau Peer-to-Peer Lending oleh OJK, penggunaan fintech aman untuk digunakan masyarakat.

“Sinergi fintech dengan industri jasa keuangan harus dilakukan agar bisa tumbuh bersama dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Sinergi ini bisa dilakukan oleh bank yang berbisnis inti di UMKM dengan Fintech yang menyediakan platform UMKM digital,” imbuhnya.

Bambang menambahkan, hingga 27 Oktober 2017, Perusahaan Fintech yang telah terdaftar di OJK sebanyak 25 perusahaan dan satu perusahaan telah mendapat izin usaha dari OJK. Sedangkan di antara 25 perusahaan yang telah terdaftar, terdapat satu perusahaan fintech yang memiliki cabang di Semarang adalah PT Investree Radika Jaya. (ade)

You might also like

Comments are closed.