Baru Diresmikan, Semarang Creative Gallery Langsung jadi Jujukan Studi Banding

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengapresiasi semakin banyaknya pemilik gedung di Kawasan Kota Lama yang tergerak untuk merevitalisasi bangunannya. Hal itu dinilai akan menjadikan kawasan little netherland itu semakin hidup.

Peresmian Semarang Creative Gallery di Kota Lama, Selasa (1/8) malam. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Menurut wali kota yang biasa disapa Hendi ini, sekitar 99% dari total sekitar 200 bangunan di kawasan Kota Lama adalah milik swasta atau bersifat privat. Sehingga semakin banyaknya pemilik  yang merevitalisasi bangunannya akan sangat membantu upaya pemerintah kota.

“Dengan kepemilikan swasta, APBD tidak bisa masuk. Sehingga satu-satunya cara adalah menciptakan keindahan infrastruktur kota lama yang kemudian diharapkan mendorong orang yang punya gedung merevitalisasi atau merestorasi gedung mereka,” jelasnya.

Sebelumnya setelah diresmikan Semarang Creative Gallery oleh pemerintah kota di eks gedung Telkom kawasan Kota Lama, ada beberapa pemilik bangunan di Kota Lama yang menginginkan gedungnya dibuat konsep seperti galeri tersebut. Pemerintah Kota Semarang menyambut baik hal tersebut dan siap membantunya.

Selain itu, cukup banyak pemerintah daerah lain yang sudah melakukan studi banding ke Semarang Creative Gallery. Di antaranya seperti dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bahkan dari Jakarta. Galeri untuk produk usaha kecil menengah kelas premium ini juga dikunjungi turis-turis asing dan menjadi tempat swafoto.

“Kami optimistis dengan hadirnya Semarang Creative Galllery akan membuat kawasan Kota Lama menjadi tempat favorit berwisata, baik dari warga Semarang maupun masyarakat luar kota,” tandas Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang yang juga Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. (duh)

You might also like

Comments are closed.