Batal Dapat Bantuan Rp 150 Juta, Warga Kemijen Wadul Dewan

Warga Kemijen mengadu kepada Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, Senin (12/10). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Warga Kemijen mengadu kepada Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, Senin (12/10). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Beberapa perwakilan warga Kemijen Kecamatan Semarang Timur mendatangi Kantor Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi, Senin (12/10) siang. Mereka menanyakan dana percepatan pembangunan desa senilai Rp 150 juta yang urung turun.

Warga Kemijen yang wilayahnya selalu menjadi langganan banjir, sebenarnya sudah berharap cairnya dana tersebut. Mereka sedianya akan menggunakannua untuk memperbaiki saluran dan jalan di daerah setempat.

“Padahal sudah disosialisasikan dan kami sudah mengusulkan lewat Musrenbang. Sudah dianggarkan untuk memperbaiki sarana, terlebih lagi memasuki musim hujan, harus segera jadi,” kata salah satu perwakilan warga dari Kemijen RT 7 RW IX, Sukarno, Senin (12/10) siang.

Selain itu mereka menanyakan, kenapa dana tersebut batal cair, padahal Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SilPa) Kota Semarang dirasa masih sangat tinggi.

Sementara itu, Supriyadi yang kala itu ditemui tidak bisa menjelaskan secara detil alasan dana tersebut batal cair. “Sayang sekali ini sudah menjadi keputusan. Waktu itu saya sedang sakit. Yang memimpin rapat adalah Agung BM dan Joko Santoso,” ujar Supriyadi.

Supriyadi menambahkan, jika keputusan ini sudah diketuk, maka sudah tidak bisa diubah lagi. Maka dia berjanji akan mengusahakan anggaran di 2016 mendatang. “Padahal dana tersebut sangat dibutuhkan masyarakat,” kata dia. (ade)

You might also like

Comments are closed.