Batal Diaspal, Pembangunan Jolotundo Dipastikan Molor

Proyek Jolotundo belum bisa selesai sesuai jadwal. Foto: metrosemarang.com/dok
Proyek Jolotundo belum bisa selesai sesuai jadwal. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Pembangunan jalur Jolotundo, yaitu jalan yang menghubungkan Jalan Kartini dan Jalan Gajah sudah molor dari target yang sebelumnya ditetapkan oleh Dinas Bina Marga Kota Semarang. Molornya proyek pembangunan jalan baru tersebut juga diakui oleh Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Iswar Aminuddin.

“Memang proyek tersebut sekarang sedang berhenti sejenak karena ada desain ulang mengenai konstruksi yang digunakan,” kata dia, Jumat (7/8) sore.

Awalnya, Pemkot Semarang ingin membangun jalur tersebut dengan konstruksi aspal dan ditargetkan rampung pertengahan tahun ini. Namun dari hasil kajian menghasilkan bahwa jalur tersebut sebaiknya dibangun dengan konstruksi beton.

“Untuk pekan ini sudah masuk penawaran. Nanti sekitar tujuh hari ke depan mungkin sudah menghasilkan pemenang lelangnya, kemudian proyek bisa dilaksanakan segera,” kata dia.

Terkait dengan pembebasan lahan, Iswar mengatakan dulunya ada satu pemilik bangunan yang tidak setuju untuk dibongkar. Namun sekarang pihaknya sudah menemukan jalan keluar.

“Kalau memang masih ada yang belum beres pembebasan lahannya, kita siapkan untuk ke pengadilan,” pungkasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.