Bau dan Berkutu, PT Havindo Dituntut Tutup

METROSEMARANG – Ratusan karyawan dari perusahaan di Kawasan Industri Candi Kota Semarang memprotes adanya usaha ransum makanan hewan yang dilakukan oleh PT Havindo Pakan Optima di kawasan tersebut, Rabu (25/4). Mereka melakukan aksi demontrasi di halaman Balaikota Semarang untuk menuntut penutupan dan penghentian kegiatan industri PT Havindo.

pabrik pakan bau
Karyawan PT Petropack Agro Industries menggelar demo di depan gedung Balaikota Semarang dengan membawa poster dan spanduk. (metrosemarang.com/Masrukhin Abduh)

Dalam aksinya mereka datang dengan menggunakan empat unit bus besar dengan pengawalan ketat Kepolisian. Mereka juga menyiapkan mobil bak terbuka yang lengkap dengan peralatan sound system untuk melakukan orasi. Berbagai spanduk dan poster berisi tulisan tuntutan juga dibawa. Seperti berisi tulisan “Pencemaran Lingkungan = Kejahatan”, “Hama Kau Bina!” “Warga Dilema Tegakkan SK Pencabutan Ijin Lingkungan”.

Ratusan karyawan tersebut dari PT Petropack Agro Industries menggelar demo karena PT Havindo yang berada di Kawasan Industri Candi Blok 11 C dinilai telah mencemari lingkungan masyarakat sekitar dalam melakukan kegiatan usahanya. Korlap Aksi Michels Roland Zoro mengatakan, perusahaan itu sudah secara nyata tidak memikirkan akibat dari kegiatan ransum makanan hewannya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar. Padahal sudah nyata-nyata mencemari lingungan.

‘’Jelas mencemari lingkungan dengan adanya bau yang menyengat. Kutu-kutu beterbangan, dan tumbuhnya penyakit-penyakit yang menganggu kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar,’’ tegasnya. Pihaknya menuntut agar kegiatan industri PT Havindo segera ditutup dan dihentikan. Setelah itu, harus menghentikan pencemaran lingkungan yang sudah terjadi dan sangat mengganggu masyarakat sekitar.

‘’Kami beserta masyarakat sekitar Kawasan Industri Candi sebenarnya juga telah melakukan upaya hukum pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Havindo,’’ katanya. Upaya hukum tersebut, lanjut Michels Roland, telah direspon oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Pemerintah Kota Semarang telah menindaklanjutinya dengan diterbitkannya Surat Keputusan Wali Kota Semarang Nomor: 660.1/3183/B.IV/VI/2017.

Yaitu, tentang pengenaan sanksi administrasi lingkungan hidup kepada pimpinan PT Havindo Pakan Ternak Optima tertanggal 8 Juni 2017. ‘’Akan tetapi, setelah terbitnya Surat Keputusan Wlikota tersebut, sama sekali tidak diindahkan dan  dilaksanakan oleh PT Havindo Pakan Optima,’’ tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.