Bawa Turis Jepang, Kapal Perdamaian PBB Singgah di Semarang

METROSEMARANG.COM – Sebuah kapal pembawa misi perdamaian PBB mampir ke Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Ocean Dream, nama kapal berbendera Panama ini, semula berlayar dari Kota Yokohama pada 7 Maret kemudian menuju Koror Palau, Chile, Dili, Benoa, Semarang, Klang Malaysia, Yangon Myanmar, Singapore, Kamboja, Hainan Cina dan kembali ke Yokohama.

Wisman Jepang saat turun di Tanjung Emas Semarang, Minggu (25/3). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Dari destinasi pada pelayaran ini, penyambutan masyarakat Jawa Tengah ini paling meriah, Bali kalah dalam penyambutannya. Dan sepertinya benar-benar disiapkan dengan serius. Kami sangat senang dan ini sangat berkesan, terlebih pertunjukan tradisi itu,” tambah Judaswara Virga, Deck Administrator Ocean Dream, Minggu (25/3).

Virga menyampaikan Ocean Dream sendiri merupakan kapal pesiar buatan tahun 1981. Ocean Dream dikenal sebagai kapal pembawa misi anti-nuklir dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kapal sepanjang 205 meter ini memulai pelayaran perdananya untuk Carnival Cruise Line sebagai Tropicale pada tahun 1982 dengan membawa 1.422 penumpang dan awak kapal 550.

“Kapal ini menjadi bagian dari PBB peace boat yang mengusung misi kemanusiaan. Juga melakukan kampanye antinuklir, kampanye perdamaian,” kata Virga.

Virga mengakui perjalanan dari Chile menuju perairan Indonesia pemandangannya luar biasa.

Pemandangan lautan Indonesia yang paling menjadi daya tarik penumpang adalah kepulauannya yang menyajikan eksotisme seperti Bali dan Benoa. “Terlebih ini summer, jadi lautan cukup tenang. Dan lautan Indonesia ini kalem,” ujar Virga.

Terpisah, Mieke, Kasi Promosi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah menyatakan Kapal Ocean Dream itu juga membawa 517 turis Jepang.

Ia pun mengajak ratusan turis Jepang untuk menikmati ragam destinasi wisata unggulan di wilayahnya. Dalam kapal pesiar itu juga terdapat 320 kru.

“Ini merupakan kunjungan ke Jawa Tengah untuk pertama kali. Nanti akan city tour di Semarang dan Candi Borobudur,” ungkap Mieke.

Untuk city tour di Semarang, Mieke mengajak para turis keliling Kota Lama, Lawang Sewu serta mengunjungi beberapa sekolah.

“Wisman Jepang memang menjadi salah satu target prioritas yang akan kami tarik ke Jawa Tengah, selain Ciina, Thailand dan Timur Tengah. Agar mereka tidak hanya kenal Bali,” bebernya.

Apalagi, menurutnya Jawa Tengah kalah tenar dari Bali maupun Yogyakarta. Padahal Jawa Tengah memiliki destinasi tak kalah indah.

“Kemarin saya di Malaysia, ketika pameran wisata saya melihat dan mendengar bahwa Candi Borobudur itu berada di Jogja. Ini kan jadi persoalan. Ini yang akan terus kita benahi,” urainya. (far)

You might also like

Comments are closed.