Bayu Nugroho Nikmati Peran Barunya di PSIS


METROSEMARANG.COM – Rekrutan anyar PSIS, Bayu Nugroho mulai menikmati peran barunya sebagai gelandang tengah. Namun begitu, mantan bintang Persis Solo itu mengakui jika dirinya butuh waktu untuk beradaptasi.

Bayu Nugroho mulai menikmati peran barunya sebagai gelandang di PSIS. Foto: metrosemarang.com

Bayu Nugroho didatangkan bersama koleganya, Akbar Riansyah untuk memerkuat skuad Mahesa Jenar yang akan berlaga di Liga 1 musim depan. Jika sebelumnya dia lebih sering beroperasi di sisi kiri penyerangan, oleh pelatih Subangkit, pemain 25 tahun tersebut diproyeksikan mengisi satu slot di lini tengah.

Dalam beberapa sesi latihan game, Bayu memainkan peran sebagai pemain nomor 10 di belakang striker. Bahkan, dia juga kerap dimainkan lebih ke belakang sebagai gelandang bertahan dalam formasi 4-2-3-1.

Bagi Bayu, peran tersebut sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Pemuda kelahiran 11 Mei 1992 itu sebelum menjelma sebagai winger tangguh justru mengawali karir sepakbola sebagai gelandang bertahan.

“Sempat canggung juga ketika diminta main lebih ke tengah karena saya sudah terbiasa main di depan,” katanya.

“Saya harus membiasakan dengan posisi baru ini, terutama untuk bertahan maupun membagi bola. Dulu saya memang pernah main sebagai gelandang bertahan, sehingga pengalaman itu cukup membantu saya beradaptasi dengan posisi baru sekarang,” dia menambahkan.

Namun, jika diminta memilih, Bayu lebih sreg dengan perannya sebagai penyerang sayap. “Posisi favorit tentu main di depan, karena saya sudah lama main di posisi itu. Tapi, sekarang saya sudah bisa enjoy dengan peran baru di tengah,” tutur pemain yang musim kemarin mengemas lima gol.

Subangkit pun sudah punya pertimbangan matang untuk melakukan transformasi peran Bayu Nugroho. Apalagi dia juga pernah bekerjasama dengan pemain yang bersangkutan semasa menangani Suryanaga Surabaya.

“Bayu pernah bersama saya di Suryanaga dan dia juga punya pengalaman main sebagai gelandang tengah. Sejauh ini adaptasinya cukup bagus,” kata dia.

Pertimbangan lainnya, musim ini PSIS bakal dijejali pemain-pemain yang berposisi sebagai winger. Dari 15 pemain yang sudah deal dengan manajemen, setidaknya ada lima pemain yang bisa dimainkan di sisi sayap. Mereka adalah Melcior Majefat, Komarudin, Hapidin serta Hari Nur maupun Bayu Nugroho. Belum lagi jika Arif Yanggi benar-benar bergabung.

“Musim depan saya masih tetap mengandalkan serangan dari sayap dan sekarang ada banyak opsi untuk itu. Tentunya Bayu bisa saja dikembalikan ke sayap jika dibutuhkan. Artinya jika nantinya tim membutuhkannya sebagai gelandang tengah, dia sudah siap,” beber Subangkit.

Musim kemarin pelatih asal Pasuruan itu juga sukses melakukan transformasi posisi terhadap Hari Nur Yulianto dari winger menjadi second striker. Hasilnya, Hari Nur menjadi lebih produktif dan berujung pada hattrick ke gawang Martapura FC yang mengantar PSIS promosi ke Liga 1.

Setelah menggelar proses seleksi selama sepekan, PSIS meliburkan pemainnya selama dua hari. Haudi Abdillah dkk akan kembali menjalani latihan rutin pada Selasa (26/12) sore di Stadion Citarum. (twy)

You might also like

Comments are closed.