Bea Cukai Semarang Amankan Rokok Ilegal

*Modusnya Sopir Samarkan Dengan Barang Rongsok

Rokok Ilegal- Petugas Bea Cukai amankan sopir truk pengangkut rokok ilegal yang disamarkan dengan barang rongsok. Foto : ist/metrosemarang.com

 

SEMARANG – Bea Cukai Semarang berhasil mengamankan jutaan batang rokok ilegal yang dibaurkan dengan rongsok botol plastik bekas di Jalan Tol Srondol – Jatingaleh KM 432 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Berdasarkan surat jalan dan keterangan sopir truk bersangkutan, barang yang diangkut adalah botol plastik dan besi yang diangkut dari malang dengan tujuan Cikampek

Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Tipe A Semarang Sucpto mengatakan  keberhasilan penindakan ini berawal dari informasi intelijen yang diterima, bahwasanya terdapat Sarana Pengangkut Truk berupa colt diesel warna kuning yang diduga memuat rokok illegal, kemudian pada tanggal 14 Juni 2021 sekitar pukul 11.00 WIB Tim Seksi P2 KPPBC TMP A Semarang melakukan kegiatan patroli darat. Sekitar Pukul 12.07 WIB tim mengidentifikasi sarana pengangkut dengan ciri-ciri sesuai informasi dimaksud, kemudian tim melakukan penghentian dan pemeriksaan sarana pengangkut berupa Truk tersebut.

Tim dengan didampingi sopir melanjutkan pemeriksaan terhadap muatan sarana pengangkut, dari hasil pemeriksaan terdapat kemasan kotak terbungkus karung dan setelah dibuka ditemukan 75 koli rokok yang tidak dilekati pita cukai bebagai merk yang dibaurkan dengan 14 koli karung yang berisi rongsok botol plastik bekas. i

‘Tm berhasil mengamankan barang hasil penindakan berupa 1.194.460 batang rokok illegal berbagai merk tanpa dilekati pita cukai dengan nilai Rp 1.218.349.200 dan estimasi kerugian negara yang berhasil diamankan senilai Rp 800.670.42,” jelasnya.

Selanjutnya tim membawa sarana pengangkut beserta pengemudi untuk dilakukan pemeriksaan mendalam. Berdasarkan hasil penyidikan telah ditetapkan dua orang tersangka dengan inisial AF dan SRB. Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Bea Cukai Semarang dalam melindungi masyarakat dari peredaran rokok illegal dan untuk mengamankan pendapatan negara. (tya)

 

You might also like

Comments are closed.