Begini Cara Kerja Pasutri Pembobol Brankas di Pantura

Berbekal peralatan inilah, komplotan pencuri yang ditangkap Polda Jateng membobol puluhan brankas di Pantura. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Berbekal peralatan inilah, komplotan pencuri yang ditangkap Polda Jateng membobol puluhan brankas di Pantura. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Komplotan pelaku pencurian yang berhasil ditangkap Dit Reskrimum Polda Jateng, memang tergolong lihai dalam menjalankan aksinya.

Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Purwadi mengatakan, modus yang dilakukan komplotan tersebut adalah mendatangi lokasi incarannya menggunakan mobil ketika kantor masih sepi.

Mereka diketahui masuk dengan memotong gembok pintu menggunakan alat pemotong besi berukuran besar. “Sasaran brankas yang ada di toko-toko atau koperasi, kantor provider. Mereka ini melaksanakan kegiatan dengan target uang,” kata Purwadi, Rabu (1/4).

Namun, Jika di lokasi tidak ada uang, lanjut Purwadi, komplotan tersebut menggasak barang-barang berharga seperti kalung emas, proyektor, CPU, notebook, hingga LCD.

“Kalau tidak ada brankas ya komputer diangkat, dijual ke penadah. Korban yang merasa brankas hilang bisa koordinasi dengan kami,” imbuh Purwadi.

Hingga saat ini selain,  Ahmad Kariri (28), Mario Arisona (31),  Solekhudin alias Udin (41) dan Kustinah (41), petugas masih memburu empat anggota komplotan lain yang belum tertangkap. Di antaranya, terdapat pelaku utama atau otak berbagai aksi pencurian yang dilakukan komplotan itu.

“Para pelaku  dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, ” tandas Purwadi.

You might also like

Comments are closed.