Bekas Sopirnya Tertangkap, Ini Komentar Rukma Setyabudi

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Kabar penangkapan Desi Akhiriyanto alias Bagong justru membuat lega Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Rukma Setyabudi. Ia mengaku senang karena penangkapan Bagong akan membuktikan dirinya tidak bersalah.

Bagong adalah mantan sopir Rukma yang namanya disebut-sebut dalam persidangan kasus pemotongan dana Bantuan Sosial (Bansos) pendidikan dan keagamaan Pemprov Jateng 2008 di Kabupaten Kebumen. Ia adalah saksi kunci karena merupakan pengepul uang hasil pemotongan bansos senilai Rp 635 juta. Saksi menyebut, Bagong mengumpulkan uang itu untuk diserahkan kepada Rukma.

“Selama ini saya selalu disebut menerima uang bansos itu, dengan Bagong tertangkap akan terbuka semua apakah saya terima atau tidak,” kata Rukma kepada wartawan, Senin (20/4) malam.

Politisi PDIP itu membenarkan Bagong sempat menjadi sopirnya. Namun Bagong telah berhenti bekerja padanya sejak 2006 silam. Sedangkan kasus itu terjadi pada 2008.

“Sejak Bagong berhenti bekerja, saya tidak pernah lagi berhubungan. Aneh jika kemudian Bagong disebut masih menjadi sopir saya saat kasus ini mencuat,” terang Rukma.

Rukma menyerahkan proses hukum kasus bansos kepada penegak hukum. Dia berjanji, tidak akan melakukan intervensi apapun dalam kasus ini. “Biarkan prosesnya berjalan apa adanya. Penangkapan Bagong akan berdampak besar pada kejelasan kasus ini,” tegasnya.

Bagong ditangkap Senin ( 20/4) sekitar pukul 05.00 di agen bus Sumber Alam, Jalan Kyai Brengkelan, Purworejo.

Penangkapan berawal dari informasi bahwa pria kelahiran Purworejo 27 Desember 1973 itu akan pergi ke Kota Semarang menggunakan bus Sumber Alam. Selanjutnya, petugas dari Polres  Kebumen berkoordinasi dengan‎ Polres Purworejo. Tim gabungan pun memantau rumah Bagong di Dukuh Plaosan RT 01 RW 16, Kecamatan Kota Purworejo.

“‎Tim mengikuti dari rumahnya dan ditangkap di agen shuttle Sumber Alam dan langsung dibawa ke Polres Kebumen,” kata Kapolres Kebumen AKBP Faizal. (byo)

You might also like

Comments are closed.