Belajar Bahasa Inggris (7 Cara Ampuh, 29 Hari)

Belajar bahasa Inggris, pakai 7 cara ampuh ini. Hanya 29 hari. Diutamakan bagi yang suka online, dari laptop atau smartphone.

Belajar bahasa Inggris, pakai 7 cara ampuh ini. Hanya 29 hari. Diutamakan bagi yang suka online, dari laptop atau smartphone.

7 CARA, 29 HARI. Belajar Inggris metode ini memakai bantuan smartphone dan internet. (Photo: Medium)
7 CARA, 29 HARI. Belajar Inggris metode ini memakai bantuan smartphone dan internet. (Photo: Medium)

1. Prioritaskan belajar #spelling dan #pronounciation lebih dulu sebelum yang lain.

Jangan bilang sudah bisa kalau belum mengujinya sendiri. Spelling bahasa Inggris itu sangat banyak pengecualian.

Spelling dan pronounciation ini akan berguna dalam komunikasi lisan (dengan orang lain), termasuk saat menonton film, dan mendengarkan lagu.

[box type=”error” align=”” class=”” width=””]
Kalau pengejaan dan pengucapan nggak bener, maka anda nggak bisa mendapatkan kosa-kata (vocabulary) baru, karena tidak tahu tulisannya seperti apa. Singkatnya, kalau spelling dan pronounciation nggak beres, maka #writing (penulisan) dan #listening (mendengar) dijamin nggak akan beres. Akan sangat susah mendapatkan kosa-kata baru.
[/box]

Pakailah cara Google. Kalau ingin tahu #spelling dan #pronounciation dari kata “miscellaneous”, ketikkan di Google “define:miscellaneous”.

2. Pakailah dua kamus.

Pertama, kamus bahasa Indonesia-Inggris, dua bahasa. Bisa pakai Kamus.net di browser. Anda bisa pakai Kamus John M. Echols). Di Windows, Anda bisa install #InDict. Yang terpenting saat memakai kamus, anda tahu #penggunaan sebuah kata.
Kedua, pakailah aplikasi “Merriam Webster Learner Dictionary“. Bisa dipasang di Android. Kamus Merriam bisa mencari definisi (pengertian kata), “syntax” (sintaksis), dan “synonim” (padanan kata). Ketiga hal ini merupakan dasar memakai kata.

3. Belajar #tenses.

Bisa dilakukan selama 20 hari. itu sudah sangat lama. misalnya, hari ini ingin menguasai “present tense”, belajarlah khusus present tense. yang nggak, lewati. Sampai menguasai apa itu “present tense”. begitu seterusnya.

4. Spesifik pada bidang yang Anda tekuni.

Kalau mau bahasa Inggris ekonomi, ya carilah content ekonomi. Bahasa yang “technical”, sudah spesifik bidangnya apa, itu lebih sulit. Kalau bidang Anda sudah lumayan bagus, bisa bergeser ke area lain.

Waktu semester 1 membaca peristilahan filsafat dari buku berbahasa Inggris, apalagi teks yang berasal dari buku-buku yang dari sononya memang susah, seperti: Hegel, Descartes, Nietzsche, dll., harus buka kamus berkali-kali.

Jangan percaya kalau kemampuan menguasai bahasa asing itu bawaan. Polyglot (menguasai beberapa bahasa) itu skill. Dipelajari. Apa saja yang dari tidak bisa menjadi bisa, itulah skill.

5. Perbanyak baca artikel, jangan buku.

Artikel di internet ada banyak. Artikel fokusnya jelas dan tidak terlalu lama dibaca.

Pakailah browser di laptop. Kalau memakai browser di laptop, Anda bisa pakai #MicrosoftWord (Windows) atau #wpsOffice (Linux) untuk klik-kanan dan memeriksa synonim. Banyak tool bawaan yang bisa Anda pakai.

6. Kalau kelima hal di atas sudah yes, mulailah uji kungfu bahasa Inggris Anda.

Cobalah #chat atau masuk #groupFacebook yang berisi orang asing. Boleh di luar Facebook, yang penting kualitas bagus.

Cari lawan bicara yang bener bahasa Inggrisnya. Catatan : tidak semua “native speaker” itu bahasa Inggrisnya bagus.

[box type=”warning” align=”” class=”” width=””]
Tonton film-film drama yang memakai dialog dengan pronounciation bagus. Tonton 2 kali. Pertama, pakai subtitle bahasa Indonesia, lalu ulangi dengan subtitle bahasa Inggris. Boleh juga sebaliknya. Tujuannya, mencocokkan antara apa yang Anda “tebak” dengan “teks asli” dalam film itu. Jangan terlalu sering melihat teks subtitle.
[/box]

Kalau selesai menonton film, cari quote yang bagus. Terjemahkan. Jangan copas dari subtitle, jangan ambil dari GoodReads.com atau situs kutipan. Tulis sendiri. Terjemahkan sendiri.

Terjemahkan artikel, di bagian judul dan paragraf pertama saja. Disarankan membuka Medium.com (tipografi, desain, grammar, dan infonya bagus). Kalau mau cara cepat, bukalah situs Tempo.co edisi Indonesia dan Inggris. Terjemahkan dua arah. Indonesia ke Inggris, dan sebaliknya.

7. Dari keenam tips di atas, susun dan buat “jadwal” sehari-hari yang pas untuk Anda.

Pilih, buat, patuhi sendiri. Disiplin dengan apa yang sedang Anda tempuh. Kalau ada ada partner lain, lebih baik. sendirian juga nggak masalah.

[box type=”error” align=”” class=”” width=””]
Anda tidak sedang bermasalah. Anda hanya perlu mengambil keputusan baru. Satu bulan, belajarlah lagi dengan baik.
Apa yang sudah Anda tahu tentang bahasa Inggris (sejak SMP), bisa terpakai lagi, tidak sepenuhnya terbuang. Ingatan yang pernah terjadi saat itu, bisa dikembalikan lagi dengan mudah kalau belajar lagi.
[/box]

Kalau satu bulan ini terlewati, maka belajar hanya akan menjadi kebiasaan. Kalau sudah menjadi kebiaasaan, maka semua orang akan memberikan sumbangan terbaiknya selama anda belajar. Nonton film, belajar. Membaca artikel, belajar.

Selamat belajar bahasa Inggris kembali. [d]

You might also like

Comments are closed.