Belanda Ingin Berikan Data Sejarah di Kota Semarang

METROSEMARANG.COM – Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Belanda, Mrs. Mariette Jet Bussemaker melakukan kunjungan ke Kota Semarang, Kamis (16/2) siang. Ia meninjau perkembangan Kota Lama serta menyatakan berniat menyerahkan sejumlah data terkait sejarah yang ada di Kota Semarang.

Menteri Pariwisata dan Pendidikan Belanda melihat bekas motor penggerak kereta api saat berkunjung ke Kota Lama Semarang, Kamis (16/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Mariette sempat berkeliling ke sejumlah bangunan tua peninggalan jaman Belanda. Yakni ke Lawang Sewu, Stasiun Tawang, Gereja Blendhuk dan sekitarnya. Ia mengemukakan, pihaknya memiliki banyak data historikal yang ada di Kota Semarang dan berniat menyerahkan ke Pemkot Semarang.

‘’Sayangnya penyerahan hibah data tersebut harus dilakukan government to government. Jadi kemarin kami menandatangani MoU dan menyerahkan ke Kementerian Pariwisata RI agar dapat diserahkan ke Pemerintah Kota Semarang, dan kemudian mampir untuk melihat secara langsung Kota Lama sebagai peninggalan kolonial Belanda di masa lampau,’’ kata Jet Bussemaker didampingi Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama atau BPK2L Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengaku merasa senang dengan penyerahan tersebut. Menurutnya, kekayaan data yang akan diserahkan kepada Pemkot Semarang ini akan memperkuat historikal Kota Lama sebagai salah satu cagar budaya yang dimiliki dunia.

‘’Dengan adanya data-data ini akan memperkuat bukti adanya sejarah yang terjadi di Kota Semarang, sehingga kelak dapat diteruskan kepada anak dan cucu kita. Selain itu, dengan menguatnya nilai-nilai sejarah di Kota ini ke depan otomatis kesejahteraan masyarakat Kota Semarang akan meningkat,’’ tandasnya.

Selain itu, dalam kunjungannya ini, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan negara kincir angin juga menawarkan program pertukaran pelajar bagi perguruan tinggi di Semarang. Hendi-panggilan akrab wali kota, menyambut baik tawaran tersebut.

‘’April mendatang kami akan mengajak beberapa perguruan tinggi untuk melakukan penjajakan ke Belanda. Jika sudah ada MoU pasti segera kami realisasi,” katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.