Belok Kanan Barcelona, Punya Kejutan yang Tak Ada di Novel

Film Pertama Indonesia yang Syuting di Gurun Sahara

Francis mencintai Retno tapi Retno selalu menolaknya, demi persahabatan. Farah mencintai Francis juga, tapi dia pendam karena tahu bahwa hati Francis terpaut pada Retno

NOVEL Best Seller Travelers’ Tale Belok Kanan: Barcelona! akhirnya diangkat menjadi sebuah film berjudul Belok Kanan Barcelona. Mulai 20 September 2018, film ini bisa disimak di bisokop-bioskop tanah air.

Film ini bisa disebut film termahal di Indonesia lantaran pengambilan gambarnya yang dilakukan di empat benua, yakni Asia, Amerika, Eropa dan Afrika. Film ini juga yang menjadi film Indonesia pertama yang mengambil setting di Gurun Sahara.

 

Nikmati saja alurnya dan jangan terlalu berekspektasi karena akan mengurangi kenikmatan menonton dan membuat kita capek sendiri.

-Deva Mahendra, Aktor-

Pemeran Ucup dalam Film Belok Kanan Barcelona, Deva Mahendra mengatakan  pengambilan gambar di Gurun Sahara adalah yang paling menantang. Di tengah badai, para kru dan pemain sepakat untuk tetap melanjutkan syuting demi menangkap momen langka yang tidak bisa diprediksi.

“Kami tidak mempersiapkan. Ketika ada badai, para kru dan pemain sepakat mengambil momen tersebut untuk dimasukkan dalam sebuah scene. Karena badai pasir, selama pengambilan gambar semua pemain, kameramen dan lainnya menutup mata,” ungkapnya dalam konferensi pers di Warung Penang, Jalan Singosari Raya 71, Kota Semarang, Selasa (18/9/2018).

Dia menambahkan, momen berkesan lainnya adalah proses syuting yang memakan waktu satu bulan tersebut dilakukan saat bulan puasa dengan suhu 45 derajat.

Sementara itu, pemeran Hasan, Ananta Rispo mengatakan pembuatan film Belok Kanan Barcelona kali ini memang tidak tanggung-tanggung dalam biaya produksi. Menurutnya itu merupakan wujud apresiasi produser kepada penikmat film Indonesia.

Cinta dalam Persahabatan 

Diceritakan, Film Belok Kanan Barcelona berkisah tentang perjalanan empat sahabat di empat benua yang dibumbui drama romantis sekaligus komedi di dalamnya.

Francis (Morgan Oey), Retno (Mikha Tambayong), Farah (Anggika Bolsterli) dan Ucup (Deva Mahenra) bersahabat di SMA. Francis mencintai Retno tapi Retno selalu menolaknya, demi persahabatan. Farah mencintai Francis juga, tapi dia pendam karena tahu bahwa hati Francis terpaut pada Retno. Ucup sebenarnya mencintai Farah, tapi selalu dia pendam karena tahu hati Farah terpaut pada Francis.

belok kanan barcelona
Konferensi Pers Film Belok Kanan Barcelona di Warung Penang, Jalan Singosari Raya 71, Kota Semarang, Selasa (18/9/2018). Foto: metrojateng.com/ade lukmono

Di masa kini, Francis sudah menjadi pianis Indonesia pertama yang memenangkan Grammy Award, tinggal di Amerika. Francis mengumumkan bahwa dia akan menikahi gadis Spanyol, Inez (Millane Fernandez) dan mengundang ketiga sahabatnya ke Barcelona. Retno yang tinggal di Copenhagen, berjanji akan datang meski sedih.

Undangan Francis, juga menjadi trigger bagi Farah (yang tinggal di Vietnam) bahwa dia harus bergerak dan menyatakan cinta yang dia pendam pada Francis. Ucup (yang tinggal di Cape Town), mengetahui niat Farah berangkat untuk mencegah Farah. Di sisi lain, Francis mengalami kebimbangan, antara menikahi Inez atau sekali lagi menyatakan cintanya pada Retno.

Kendati diangkat dari novel, para pemain berharap perannya dapat diterima oleh para pembaca Travelers’ Tale Belok Kanan: Barcelona!. Deva berpesan kepada penonton agar menikmati alur yang disuguhkan dalam film karena akan ada kejutan yang tidak ada di novel.

“Tentu dibuat sedikit beda antara novel dan visualusai dalam bentuk film. Nikmati saja dan jangan terlalu berekspektasi karena akan mengurangi kenikmatan menonton dan membuat kita capek sendiri,” katanya. (*)

Comments are closed.