Belum Banyak yang Tahu, Peminjam Kredit Wibawa Baru 25 UMKM

METROSEMARANG.COM – Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diminta dapat memanfaatkan pinjaman kredit dengan bunga murah hanya 3 persen per tahun. Program dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang ini dinamakan Kedit Wibawa (Wirausaha Bangkit jadi Jawara).

Wali Kota Hendrar Prihadi membagi-bagikan brosur Kredit Wibawa kepada pelaku UMKM di acara CFD di kawasan Taman KB, Minggu (12/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Saat ini Pemerintah Kota Semarang terus melakukan sosialisasi program terebut. Salah satunya seperti dilakukan langsung Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di area Car Free Day (CFD) di kawasan Taman KB, Minggu (12/2). Hendi-panggilan akrab wali kota, membagi-bagikan brosur program tersebut kepada para pelaku UMKM yang berjualan di kawasan CFD.

Hendi menjelaskan bahwa sejak diluncurkan sekitar satu bulan lalu Kredit Wibawa ini baru sedikit yang memanfaatkan. Belum banyak yang mengajukan pinjaman ke Dinas Koperasi dan UMKM. Dari kegiatannya pada acara CFD ini baru diketahui ternyata belum banyak yang mengetahui adanya program pinjaman ini.

‘’Hasil dari bertemu dan membagikan brosur Kredit Wibawa kepada masyarakat hari ini, ternyata karena belum semuanya tahu ada program pinjaman murah dari Pemkot Semarang ini,’’ katanya.

Hasil evaluasi yang telah dilakukannya, saat ini baru ada sekitar 25 pelaku usaha yang mengajukan Kredit Wibawa dan sedang diproses. Padahal pihaknya tahun ini mengalokasikan plafon anggaran hingga Rp 7 miliar lebih, untuk menambah Rp 16 miliar yang sudah berjalan.

Sehingga menurut Hendi, upaya sosialisasi mesti dilakukan secara masif kepada semua pelaku UMKM. Tidak hanya dari yang sudah binaan namun juga bagi warga yang memiliki UMKM lain.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang Litani Setyawati menerangkan, sejak dilaunching pada 17 Januari lalu sampai saat ini yang sudah cair pinjamannya sebanyak 25 pemohon kredit. Namun selain itu saat ini sudah ada lebih dari 200 pemohon yang sedang dalam proses verifikasi.

Ia menjelaskan, dalam program ini pihaknya juga menggandeng 3 bank yakni Bank Pasar, Bank Muamalat, dan Bank Jateng. Bank tersebutlah yang akan melakukan verifikasi kepada pemohon Kredit Wibawa.

‘’Para pelaku UMKM tersebut kebanyakan mengambil kredit murah senilai Rp 5 juta tanpa anggunan, dengan jangka waktu 2 tahun dan bunga 3 persen per tahun,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.