Belum Terekam Data e-KTP, Ratusan Ribu Warga Semarang Terancam Golput

METROSEMARANG.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mencatat ada sekitar seratusan ribu warga Kota Semarang yang belum masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) karena belum perekaman data e-KTP. Mereka terancam tidak bisa menggunakan hak pilih atau golput dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018.

Ilustrasi proses rekam data e-KTP. Sebanyak 100 ribu warga Semarang terancam kehilangan hak pilih karena belum memiliki e-KTP. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono menyebutkan, data itu berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang. Padahal identitas kewarganegaraan berupa e-KTP adalah syarat warga untuk terdaftar sebagai pemilih.

‘’e-KTP sebagai dasar dalam pendataan pemilih dalam DPT Pilgub 27 Juni mendatang, ada sekitar seratus ribuan, tapi nanti kita cek kembali. Ini data dari hasil rapat kordinasi dengan Dispendukcapil Kota Semarang,’’ katanya, Senin (22/1).

Untuk menjaga hak warga tidak hilang, Henry mengimbau warga agar bisa mendatangi kelurahan atau PPS apakah namanya sudah terdaftar apa belum. Jika belum, maka bisa dimintakan surat keterangan pengganti identitas rekam data e-KTP atau Kartu Keluarga.

‘’Karena sampai sekarang data administrasi resmi hanya E-KTP, dan ini kadang banyak orang tidak tahu bahwa daftar pemilih ini adalah satu-satunya hak kewarganegaraan di Indonesia. Jadi bisa menggunakan KK atau surat keterangan pengganti e-KTP, agar berkesempatan menggunakan hak pilih,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.