Berkat SPAM Semarang Barat, Kini Cakupan PDAM Jadi 83 Persen

METROSEMARANG – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat yang akan dibangun oleh Pemerintah Kota Semarang disebutkan akan menambah coverage atau cakupan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal. Coverage perusahaan daerah itu saat ini baru 63 persen.

Tandon Air Siranda, Semarang Selatan
Foto: metrosemarang.com/Fariz Fardianto

 

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, SPAM Semarang Barat nantinya bisa menambah coverage PDAM sekira 20 persen. Sehingga nantinya coverage PDAM akan dapat bertambah menjadi 83 persen.

‘’Kapasitas yang dihasilkan SPAM Semarang Barat sendiri nantinya akan mencapai 1.000 liter per detik. 20 persennya untuk kebutuhan industri, selebihnya untuk mengcover kebutuhan air 31 kelurahan di tiga Kecamatan yaitu Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu,’’ jelasnya, Rabu (25/4).

Walikota yang karib disapa Hendi menyebutkan, pembangunan SPAM Semarang Barat akan kerjasama dengan investor melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah bersama Badan Usaha atau KPBU. Kedua pihak akan sama-sama mengeluarkan dana untuk pembangunan SPAM Semarang Barat.

Melalui mekanisme KPBU selain meringankan beban anggaran pemkot, dinilai juga akan membuat tarif air yang dipatok kepada pelanggan nantinya akan lebih murah. Hendi menyebutkan, nantinya tarif yang dikenakan hanya Rp 5.800 per meter kubik. Sedangkan jika pendanaan dilakukan murni oleh investor, maka tarif yang dikenakan mencapai Rp 13.800 per meter kubik.

’’Melalui mekanisme KPBU dengan mengajak investor supaya nilai pengembalian investor tidak terlalu tinggi. Kalau investor semua dengan nilai (pembangunan) Rp 1,1 triliun maka harga jual akan terlalu tinggi yaitu Rp 13.800 per meter kubik,’’ pungkasnya.

Seperti diketahui, SPAM Semarang Barat ini dijadwalkan akan mulai bisa beoperasi pada tahun 2021 mendatang. Nantinya pembangunan dilakukan secara multiyears mulai 2019-2020. (duh)

Comments are closed.