Bersaksi di Sidang Kasda, Wali Kota Semarang Akui Ketemu Diah Ayu di Rumah Dinas

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi hari ini, Rabu (13/7), kembali menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dana Kasda Pemkot Semarang sebesar Rp 21,7 miliar di Pengadilan Tipikor.

Hendrar Prihadi memberi kesaksian di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (13/7). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Hendrar Prihadi memberi kesaksian di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (13/7). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Pada sidang lanjutan kasda, Hendi, biasa dia disapa, memakai baju batik cokelat dipadukan celana dan sepatu hitam. Sidang lanjutan kali ini dipimpin Ketua Majelis Hakim Antonius Widjantono.

Di hadapan majelis hakim, Hendi mengaku sempat bertemu dengan terdakwa mantan personal banker Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Cabang Semarang, Diah Ayu Kusumaningrum di rumah dinasnya. Ia bilang terdakwa bahkan terkadang mengontaknya hanya sekadar ingin bertemu.

“Diah telponin saya minta ketemu. Tapi, seingat saya pernah dua kali di kantor dan sekali di rumah dinas,” katanya tanpa merinci siapa sosok lain yang mengantar terdakwa bertemu dengannya.

Saat ditanya majelis hakim apakah dia pernah diperiksa polisi terkait kasus serupa, ia mengatakan pernah pada medio 2015 silam. “Diperiksa tahun 2015,” ujarnya.

Seperti diketahui, mantan pegawai Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Diah Ayu Kusumaningrum didakwa membobol dana kas daerah Pemerintah Kota Semarang sekitar Rp 21,7 miliar yang tersimpan dalam rekening lembaga keuangan tersebut.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat secara kumulatif dalam Pasal 2, 3, dan 5 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (far)

You might also like

Comments are closed.