Biji Pala, Rahasia Empuknya Buntut Sapi

Rica-Rica Pesonna Hotel Semarang

Makanan ini merupakan gabungan dari dua daerah, yaitu Jawa dengan buntut sapinya dan Manado dengan bumbu ricanya

MEMASUKI musim penghujan, masakan pedas cocok dinikmati untuk menghangatkan tubuh. Hotel Pesonna Semarang melihat peluang tersebut untuk bisa memanjakan lidah tamu dan pengunjung dengan menghadirkan Buntut Sapi Rica-rica hingga akhir Desember 2018.

rica-rica buntut sapi
Buntut Sapi Rica-rica Pesonna Hotel Semarang. Foto: metrosemarang/ade lukmono

Buntut Sapi Rica-rica merupakan kreasi kuliner dari Executive Chef Pesonna Hotel Semarang, Arinto Kuswinarto. Dia mengatakan, makanan ini merupakan gabungan dari dua daerah, yaitu Jawa dengan buntut sapinya dan Manado dengan bumbu ricanya.

Buntut Sapi Rica-rica adalah masakan fusion kedua setelah Spaghetti Rendang yang sukses memanjakan lidah pengunjung. Tingkat kepedasannya pun sudah disesuaikan agar pas di lidah masyarakat Semarang.

Arinto menjelaskan, untuk mendapatkan tingkat keempukan yang diinginkan pada daging buntut sapi, diperlukan pengolahan khusus. “Buntut sapi direbus dengan campuran Pala selama tiga jam,” kata dia, Sabtu (20/10/2018).

Kemudian buntut sapi diolah menggunakan bumbu rica seperti biasa. Untuk membedakan, Arinto menambah tingkat kepedasan agar lebih nikmat dinikmati saat hujan. Menu ini bisa dipesan sejak Oktober hingga akhir tahun mulai pukul 10.00 setiap hari dengan harga Rp 60.000 per porsi lengkap dengan nasi.

Selain makanan berat, Pesonna Hotel Semarang juga menyajikan makanan pendamping, yaitu Opera Cake yang diolah dengan cita rasa kopi dengan harga Rp 35.000. (Ade)

You might also like

Comments are closed.