Bikin Macet, PKL di Bawah Jembatan Tol Tembalang ‘Disapu’ Satpol PP

Penertiban PKL yang beroperasi di bawah Jembatan Tol Tembalang, Senin (4/1). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Penertiban PKL yang beroperasi di bawah Jembatan Tol Tembalang, Senin (4/1). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

METROSEMARANG.COM – Beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapaknya di bawah Jembatan Tol Tembalang ditertibkan petugas Satpol PP Kota Semarang, Senin (4/1). Penertiban dilakukan menyusul keberadaan PKL yang mengganggu lalu lintas hingga menimbulkan kemacetan.

Kasi Operasi Sarpol PP Kota Semarang, Sudibyo mengatakan, pihaknya sudah melakukan peringatan dan penertiban berkali-kali di daerah tersebut. Namun beberapa PKL tetap membandel membuka lapak di bawah Tol Tembalang selama beberapa hari setelah penertiban.

“Kesadaran PKL sangat kami harapkan. Jangan main kucing-kucingan dengan perugas. Beberapa kali kabur saat penertiban, beberapa kali pula membuka lapak lagi ketika petugas lengah,” kata dia.

PKL yang berada di sana didominasi oleh para penjual pulsa, aksesoris ponsel, perkakas bengkel, jam dan lain-lain. Kebanyakan mereka beroperasi dengan menggunakan mobil yang diparkir di bahu jalan. Dengan begitu, mereka bisa cepat kabur saat petugas mengadakan razia.

Para PKL tersebut dinilai melanggar Perda 11 tahun 2000 mengenai pengaturan PKL. Selain menertibkan PKL, petugas juga menertibkan beberapa petugas parkir yang diduga menaikkan tarif parkir tidak sesuai aturan yang berlaku. (ade)

You might also like

Comments are closed.