Bikin Resah, Pensiunan Polisi Digelandang Satpol PP

Seorang gelandangan yang berhasil diamankan Satpol PP dalam razia PGOT, Selasa (5/1). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Seorang gelandangan yang berhasil diamankan Satpol PP dalam razia PGOT, Selasa (5/1). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang kembali menggelar razia Pengemis, Gelandangan dan Orang Telantar (PGOT), Selasa (5/1). Enam orang berhasil diamankan dari razia yang digelar di kawasan Barito, Mataram dan Pandanaran dan salah satu di antaranya adalah pensiunan polisi diduga.

Pensiunan polisi yang diduga depresi tersebut diketahui bernama Tarjo Suweryo, yang tinggal di Tirtoyoso Kelurahan Rejosari Semarang. “Warga merasa tidak nyaman dan resah dengan perilaku yang bersangkutan, sehingga terpaksa melaporkan ini kepada petugas Satpol PP,” ujar Budi, Ketua RT 44 Kelurahan Rejosari.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Semarang Kusnandir mengatakan, razia yang digelar di awal tahun bertujuan agar Kota Semarang bisa terbebas dari PGOT. Menurut dia, saat ini banyak wajah baru yang muncul di Semarang.

“Kami konsisten melakukan razia PGOT di Kota Semarang dan kali ini mendapatkan lima orang diduga PGOT dan satu orang diduga depresi yang sering meresahkan warga,” kata Kusnandir.

Menurutnya, razia PGOT ini akan terus dilakukan secara rutin, demi menciptakan lingkungan Kota Semarang yang tertib dan nyaman. “Sementara PGOT yang berhasil dirazia akan langsung diserahkan ke Panti Sosial Margowidodo Ngaliyan untuk mendapatkan pembinaan,” tandasnya. (CR-08)

You might also like

Comments are closed.