Bisnis Properti Lesu di Awal Tahun

METROSEMARANG.COM – Daya beli konsumen properti pada awal tahun masih rendah. Berdasarkan hasil penjualan pada Property Expo Semarang I di Mal Paragon hanya 30 unit rumah yang terjual.

Sejumlah pengembang mengikuti Property Expo Semarang I di Mal Paragon, beberapa waktu lalu. Foto: metrojateng.com/anggun puspita

“Pencapaian tersebut masih jauh dari target. Pada setiap pameran kami selalu menargetkan 70 unit rumah dapat terjual,” ungkap Ketua Panitia Property Expo Semarang, Dibya K Hidayat pada penutupan pameran, Senin (22/1).

Pameran tersebut diikuti oleh 11 pengembang perumahan kelas menengah atas dan sejumlah vendor perumahan. Adapun, rumah yang terjual selama pameran berada di harga Rp 700 juta.

“Meski hanya tercapai 50% dari target, tapi untuk pembukaan awal tahun 2018 ini tidak begitu buruk. Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya atau akhir tahun lalu penjualan belum ada pertumbuhan yang bagus,” jelasnya.

Menurut Dibya, kondisi ini karena gaya hidup masyarakat yang berubah sehingga mengalokasikan dananya untuk kebutuhan lain. Padahal, kebutuhan papan sebenarnya lebih penting karena setiap orang pasti butuh tempat tinggal. Apalagi, setiap tahun lahan makin sempit.

“Setiap tahun saja harga tanah naik 20%-30%,” tuturnya.

Diketahui, daya beli konsumen properti kelas menengah ke atas berkurang karena ketidakstabilan ekonomi. Sehingga mereka menahan melakukan pembelian hunian atau tempat tinggal.

Dibya menyampaikan, meski awal tahun penjualan rumah belum bergairah tetapi diprediksi pada bulan Maret biasanya daya beli akan naik. “Sehingga harapannya penjualan juga ikut terdongkrak,” imbuhnya.

Sementara itu, pada pameran tersebut rumah dengan tipe kecil diburu konsumen. Bagian promosi Graha Padma, Arin menuturkan, tipe tersebut diminati konsumen dari kalangan keluarga muda.

“Mereka banyak membeli rumah dengan luas tanah 108 meter persegi dan luas bangunan 57 meter persegi. Ada 9 unit rumah dengan tipe tersebut terjual selama pameran,” katanya. (ang)

You might also like

Comments are closed.