BKIPM Uji Kelayakan Ikan Segar di Swalayan Modern

METROSEMARANG.COM – Sejumlah petugas Balai Karantina Ikan dan Pengembangan Mutu (BKIPM) Semarang tampak tergopoh-gopoh saat mendatangi Hypermart Java Mall, Selasa (10/4).

Uji kelayakan ikan segar yang dijual bebas di Hypermart, Selasa (10/4). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Tak butuh waktu lama untuk petugas menemukan mesin pendingin yang menyimpan puluhan ikan segar. Berulang kali mereka mengecek kualitas ikan yang dijual di gerai tersebut.

“Kami memanfaatkan sidak ke Hypermart untuk menyosialisasikan kampanye BKIPM Goes To Market. Dengan begitu, konsumen bisa lihat dari dekat mana saja kualitas ikan yang bagus, mana yang jelek,” ujar Kasi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi (P2I) BKIPM Semarang, Widodo Nugroho Subari.

Menurutnya ikan segar yang tak layak konsumsi mempunyai ciri bagian insang yang menghitam, bentuk kaku serta berbusa tatkala dimasak.

Ia menjelaskan hal serupa juga terjadi pada udang, cumi dan kerang. Di Hypermart sendiri, ia ingin memastikan mutu kualitas ikan yang layak konsumsi. Dari hasil uji di lapangan, ia mengklaim semua ikan yang dijual di swalayan modern itu aman dikonsumsi masyarakat.

Pada bulan ini, ia rencananya juga akan menyambangi sejumlah pasar tradisional di Semarang, Tegal, dan sebagian Pantura. “Pada 16 April 2018 sampau 20 April nanti ke Pekalongan, Pati, dan juga Rembang bersama tim pusat Jakarta,” bebernya.

Ia nantinya rutin menggelar operasi ke pasar-pasar untuk memperketat pengawasan kesegaran, residu, dan bahan berbahaya pada ikan. “Itu dilakukan tiga kali dalam setahun,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.