BLH Imbau Pabrik Tak Buang Limbah Langsung ke Sungai

Tumpukan sampah terlihat di aliran sungai yang melintas di Mangkang Wetan. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Tumpukan sampah terlihat di aliran sungai yang melintas di Mangkang Wetan. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

 

METROSEMARANG.COM – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Semarang mengimbau agar pabrik-pabrik tidak membuang limbah langsung ke sungai. Sejumlah perusahaan nakal ditengarai kerap mengakali dengan membuang limbahnya saat hujan turun.

Menurut Kepala BLH Kota Semarang Gunawan Saptogiri, membuang limbah cair ke sungai bukanlah menjadi solusi, melainkan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang dampaknya bisa merusak ekosistem alam dan biota yang ada. “Sebelum dibuang ke sungai, limbah harus diolah dulu melalui sistem Ipal (Instalasi Pengolahan Air Limbah),” kata dia saat ditemui di kantornya, Senin (16/11).

Dia mengakui sampai saat ini masih ada perusahaan nakal yang masih membuang limbahnya langsung ke sungai tanpa melalui Ipal. “Kadang ada perusahaan yang nakal yang memanfaatkan musim hujan untuk membuang limbahnya langsung ke sungai,” imbuh mantan Kepala Disnakertrans Semarang ini.

Dia berharap, agar perusahaan menaati peraturan dan memanfaatkan Ipal yang sudah dibuat untuk mengolah limbah. Gunawan menambahkan, jika masih ada perusahaan bandel yang membuang limbahnya langsung ke sungai, sesuai aturan bisa dikenakan sanksi berupa kurungan 4 tahun penjara termasuk denda hingga Rp 4 miliar.

Dalam kesempatan yang sama, Gunawan juga mengingatkan agar bantaran sungai tidak dijadikan permukiman. Pihaknya juga mengajak warga kota Semarang khususnya yang tinggal di dekat sungai untuk bisa bersahabat dengan alam. “Membudayakan kali bersih dan tidak membuang sampah secara sembarangan merupakan salah satu cara untuk bersahabat dengan alam,” pungkasnya. (CR-08)

 

You might also like

Comments are closed.