BNI Kucurkan Rp 100 Juta untuk Pengembangan Desa Wisata Kandri

Wali Kota Hendrar Prihadi menerima CSR Bank BNI untuk Desa Kandri, Kamis (12/3). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Wali Kota Hendrar Prihadi menerima CSR Bank BNI untuk Desa Kandri, Kamis (12/3). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Setelah menerima uang senilai Rp 32 juta, Kamis (12/3) pagi tadi, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menerima kembali uang senilai Rp 100 juta dari BNI 46.

“Tadi pagi untuk program beasiswa, sedangkan sore ini untuk masyarakat Kandri, Gunungpati,” kata dia.

Uang Rp 100 juta ini diharapkan mampu digunakan untuk menggali lebih dalam potensi desa wisata Kandri dimana di sana terdapat Waduk Jatibarang dan Gua Kreo.

“Kami mengapresiasi bentuk bantuan CSR dari pihak swasta. Saya harap, pihak lain juga menyusul untuk memajukan Kota Semarang,” ungkapnya dalam program Gardu Kempling di SDN 02 Kandri.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota juga menginginkan masyarakat Desa Kandri tidak sekadar menjadi penonton dalam perkembangan zaman. Terlebih, Desa Kandri kini mulai serius dikembangkan sebagai destinasi wisata di Semarang.

Wali Kota ingin mengubah mindset penduduk desa yang pada awalnya desanya sepi, kini mulai didatangi banyak wisatawan, bahkan dari luar Kota Semarang. “Kembangkan kuliner khas, suvenir dan kesenian lokal. Dengan begitu, masyarakat Kandri juga akan berperan dalam kemajuan ekonomi di Kandri dan Kota Semarang,” kata dia. (ade)

You might also like

Comments are closed.