BPJS Ketenagakerjaan Fasilitasi Pembiayaan Rumah Pekerja

METROSEMARANG.COM – BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Real Estat Indonesia (REI) untuk mewujudkan hunian bagi para pekerja, khususnya anggota BPJS Ketenagakerjaan. Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan pihaknya menganggarkan Rp 5 Triliun untuk memfasilitasi kebutuhan pembangunan dan pembiayaan rumah secara nasional.

Penandatanganan MoU antara BPJS Ketenagakerjaan dan Real Estat Indonesia di Patra Convention and Hotel Semarang, Rabu (3/5). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Kami memberikan pinjaman kepada pengembang untuk membangun. Kami juga nantinya yang akan memberi pinjaman kepada anggota BPJS Ketenagakerjaan untuk dapat membeli rumah tersebut. Dengan begini kami memudahkan pihak demand dan supply,” katanya dalam MoU dengan REI Jateng, Rabu (3/5).

Peserta dapat mengajukan pembiayaan dengan beberapa syarat, yaitu pembelian tersebut adalah rumah pertama serta aktif dalam minimal tiga program BPJS Ketenagakerjaan. Jangka waktu maksimal untuk kredit kepemilikan rumah dapat dilakukan sampai dengan 20 tahun.

Bantuan pinjaman yang diperuntukkan bagi pembeli adalah rumah subsidi dengan nilai maksimal Rp 130 juta dan rumah nonsubsidi dengan nilai maksimal Rp 500 juta.

Dia menargetkan, dalam 2017 ini BPJS Ketenagakerjaan akan mampu membangun sebanyak 25.000 unit rumah bagi para pekerja. Saat ini, di Solo, Jawa Tengah sudah menggunakan terobosan ini.

Dia berharap dengan program ini juga mampu mendukung program pemerintah, yaitu pembangunan sejuta rumah untuk yang digencarkan oleh Presiden Joko Widodo. (ade)

You might also like

Comments are closed.