Briket Batok Kelapa dari Jateng Diminati Pasar Mancanegara

Ilustrasi/Pixabay

SEMARANG – Briket batok kelapa dari Jawa Tengah sangat dimintati pasar mancanegara. Terbukti meski di tengah pandemi, ekspor briket batok kelapa dari Jateng justru mengalami peningkatan.

Pengusaha briket arang batok kelapa asal Kendal, Istikanah mengatakan, ekspor briket arang batok kelapa saat ini naik selama pandemi.

“Kenaikan sekiatar 10-50 persen dibandingkan sebelum pandemi,” katanya.

Dalam sebulan kata dia, bisa mengekspor briket arang batok kelapa antara 8-10 kontainer. Negara tujuan ekspor terbesar adalah Timur Tengah.

“Pandemi justru jadi berkah, karena banyak kafe tutup jadi masyarakat banyak yang beraktifitas rumah. Ini yang membuat pesanan bertambah banyak. Dalam sebulan saja, omset saya bisa mencapai Rp3,5 miliar,” ujar pengusaha yang sudah menekuni bisnis briket sejak 10 tahun lalu ini.

Hal senada disampaikan Dipta Sulistyanto, pengusaha briket arang batok kelapa asal Klaten. Kepada Ganjar, Dipta mengatakan bisnis ekspornya naik hingga 50% selama pandemi.

“Artinya kami tidak terdampak dengan adanya pandemi ini,” imbuh Dipta yang mengaku ekspor ke Brasil dan beberapa negara di Amerika Latin.

Briket arang batok kelapa asal Jateng lanjut Dipta memang diminati banyak negara internasional. Kualitasnya dinilai sebagai yang terbaik di dunia, sehingga banyak negara berminat mengimpor.

“Untuk itu, kami sedang membuat asosiasi pengusaha briket arang batok kelapa Indonesia. Tujuannya untuk menghimpun pengusaha yang bergelut di bidang ini, dan memberikan edukasi agar bisa masuk pasar ekspor. Bagaimana menjaga kualitas briket terbaik, cara packaging dan lainnya,” pungkasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi kinerja para pengusaha briket arang batok kelapa itu. Meskipun di tengah pandemi, mereka justru kebanjiran order dan ekspor meningkat.

“Ini keren, justru ekspornya meningkat selama pandemi. Yang eksport-eksport seperti ini yang perlu kita dorong, karena bisa meningkatkan devisa,” jelasnya.

Ganjar juga mendukung terbentuknya asosiasi di kalangan pengusaha briket arang batok kelapa. Selain sebagai wadah komunikasi, dengan asosiasi itu semuanya memiliki wadah untuk maju bersama.

“Saya mendukung terbentuknya asosiasi ini, jadi nanti yang sudah sukses bisa memfasilitasi dan membantu yang baru mulai. Kalau ada persoalan, solahkan dikumpulkan dan diinventarisasi. Nanti pasti akan kami bantu,” pungkasnya.

You might also like

Comments are closed.