Brojol Tewas di Lapas Kedungpane dengan Tiga Luka Tusukan

Petugas Inafis Polrestabes Semarang mengawasi proses autopsi jasad Brojol, napi yang tewas di Kedungpane. Foto Metrosemarang
Petugas Inafis Polrestabes Semarang mengawasi proses autopsi jasad Brojol, napi yang tewas di Kedungpane. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Bentrok antarnarapidana penghuni Lapas Kelas I Kedungpane, Mijen, Semarang, Rabu (10/9) pagi mengakibatkan satu orang tewas. Korban diketahui bernama Brojol Hermawan (32), warga Kampung Bawahan, Genuk Baru RT 7 RW 7, Tegalsari, Genuk. Residivis kasus curanmor itu tewas dengan luka tusukan di dada, perut dan kaki.

Dari catatan kepolisian, Brojol pernah terlibat dalam serangkaian kasus kejahatan di Kota Semarang. Terakhir, dia merampok Indomaret di Jalan Perintis Kemerdakaan No 101 Banyumanik. Pria penuh tato itu juga pernah mendekam di LP Nusakambangan selama enam tahun. Brojol juga pernah diringkus atas kasus pencurian sepeda motor.

“Saya dapat kabar dari tetangga kalau anak saya dikeroyok di dalam LP dan dirawat di Rumah Sakit Tugu. Saat saya tiba di sana, dia sudah meninggal dengan luka tusukan di dada, perut dan kaki,” kata ibu korban, Utami (53) saat ditemui di RSUP Dr Kariadi.

Saat ini, jenazah Brojol masih berada di RSUP Dr Kariadi. Hingga saat ini, polisi maupun pihak Lapas Kedungpane belum memberi konfirmasi resmi terkait insiden tersebut. (MS-02)

You might also like

Comments are closed.