Buang Sampah Sembarangan, Siap-siap Diciduk Satpol PP

METROSEMARANG.COM – Petugas Satpol PP Kota Semarang melakukan sosialisasi terkait pentingnya pencegahan perkembangan nyamuk penyebab demam berdarah di wilayah Semarang Utara pada Rabu (23/3). Sosialisasi tidak hanya untuk menjaga kebersihan jamban, tetapi juga tentang cara membuang sampah.

“Selain menjaga kebersihan kamar mandi, yaitu harus dibersihkan rutin setiap pekan, masyarakat juga harus memiliki tempat sampah sendiri. Tidak boleh ada yang membuang sampah sembarangan atau langsung di kali,” kata Kabid Sosialisasi dan Penegakan Perda Satpol PP Kota Semarang, Aniceto Magno da Silva, Rabu (23/3).

Kasatpol PP Kota Semarang, Endro PM (kiri) memberikan sosialisasi kepada warga Semarang Utara untuk mencegah demam berdarah, Rabu (23/3). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Kasatpol PP Kota Semarang, Endro PM (kiri) memberikan sosialisasi kepada warga Semarang Utara untuk mencegah demam berdarah, Rabu (23/3). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Dia menegaskan, bagi masyarakat yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan, akan mendapat sanksi dari petugas, yaitu Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“Jika masyarakat terbukti melakukan pembiaran terhadap perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah di rumahnya, akan mendapat peringatan sebanyak empat kali. Denda Rp 50 juta atau kurungan tiga bulan menanti bagi masyarakat yang tak menghiraukan peringatan tersebut,” tambahnya.

Satpol PP akan terus melakukan sosialisasi ke seluruh wilayah di Kota Semarang. Aniceto menargetkan, Desember 2016 mendatang, semua wilayah akan tersosialisasikan sehingga Kota Semarang akan bebas demam berdarah.

Di samping itu, Satpol PP juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang penebangan pohon. Satpol PP masih menemukan banyak warga yang menebang pohon sembarangan dan langsung membakar pohon tersebut atau membuang limbahnya langsung di sungai.

“Sosialisasi ini akan terus kami lakukan, terutama di wilayah-wilayah yang berpotensi sebagai sumber penyakit demam berdarah dan kawasan padat penduduk,” pungkasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.