Bulan Dana PMI 2017 Diharapkan Capai Rp 2,1 Miliar

METROSEMARANG.COM – Pengumpulan dana dalam kegiatan Bulan Dana PMI (Palang Merah Indonesia) di Kota Semarang diharapkan bisa terkumpul uang sebesar Rp 2,1 miliar. Kegiatan ini akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 15 Oktober 2017 dengan 9 sasaran yang menjadi target.

Wali Kota Hendrar Prihadi optimistis Bulan Dana PMI 2017 bisa terkumpul uang Rp 2,1 miliar. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

”(Bulan Dana PMI) ini adalah momen luar biasa yang Insya Allah menuju berkah dan juga menuju pintu surga buat para warga Semarang dan donator tetap yang ingin mensukseskannya,” kata Ketua Umum Panitia Bulan Dana PMI 2017 Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang juga Wali Kota Semarang, Jumat (28/7).

Hendi, sapaan akrabnya, optimistis bahwa Bulan Dana PMI akan berhasil melebihi tahun-tahun sebelumnya. Di mana tahun 2016 lalu hanya bisa terkumpul uang sebesar Rp 1,2 miliar. Hal itu mengingat internal Pemkot Semarang memiliki potensi jumlah pegawai yang cukup besar dan ditambah dari pihak swasta.

”Saya optimistis meskipun tidak ditarget, misi kemanusiaan ini bisa terwujud karena internal Pemkot memiliki potensi karyawan cukup besar yakni berjumlah sekitar 11.000an. Belum ditambah lagi korporasi di luar Pemkot Semarang yang biasanya juga ingin melibatkan dengan sendirinya,” ujarnya.

Dia menjelaskan lebih rinci, bahwa bila misalnya satu orang PNS Pemkot menyumbangkan dana untuk PMI sebesar Rp 50.000 setiap bulan kemudian dikalikan jumlah PNS Kota Semarang, maka akan terkumpul uang Rp 550.000.000.

”Jumlah tersebut jika dikalikan 3 bulan akan membuahkan Rp 1,65 miliar. Belum ditambah instansi swasta maupun pihak korporasi yang dimiliki Kota Semarang jumlah ini bisa meningkat menjadi Rp 2,1 miliar. Angka fantastis yang bisa dicapai Kota Semarang,” tegasnya.

Adapun 9 sasaran yang menjadi target bulan dana PMI, yakni masyarakat, kantor perusahaan/swasta, pelajar SD dan SMP (negeri/ swasta), pelajar SLTA/SMK/MA, pelajar MI/MTS, mahaiswa perguruan tinggi swasta, mahasiswa perguruan tinggi negeri dan pegawai negeri. (duh)

You might also like

Comments are closed.