Bulog Jateng Janji Tindak Tegas Mitra Nakal

METROSEMARANG.COM – Temuan dugaan penyimpangan beras untuk Operasi Pasar membuat Bulog Jateng meradang. Pasalnya tindakan itu justru dilakukan oleh pihak yang sudah menjalin kemitraan dengan Bulog.

Ilustrasi. Bulog Jateng berjanji akan menindak tegas mitra yang kedapatan melakukan penyimpangan. Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Djoni Nur Ashari mengatakan, pihaknya akan melakukan pemutusan kerja sama terhadap mitra-mitranya yang kedapatan melakukan pelanggaran.

“Kami akan memberhentikan mitra-mitra kami jika mereka terbukti melakukan pelanggaran. Mereka juga akan berhadapan dengan aparat pemegak hukum,” kata dia, terkait temuan dugaan penyimpangan beras Bulog yang dilakukan RMU Berkah Risqi di Cilacap, Senin (5/2).

RMU Berkah Risqi yang sudah menjadi mitra Bulog selama lima tahun, diduga melakukan kecurangan dengan cara mengemas ulang beras Bulog. RMU Berkah Rizqi mendapat pasokan dari Bulog dengan harga Rp 8.100 per kilogram. Namun setelah dikemas ulang, beras tersebut dijual dengan harga Rp 10.000-11.500 per kilogram.

Beras tersebut sebenarnya berkualitas medium yang didistribusikan oleh Bulog Divre Jateng melalui RMU Berkah Risqi. Namun ternyata beras-beras tersebut dipoles dan dikemas ulang dan dijual dengan harga beras kualitas premium di daerah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat.

Dalam pengungkapan tersebut, Satgas Pangan Polda Jateng juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 57 karung beras Bulog, 85 karung beras hasil poles merek Jago Pelung, 78 karung beras hasil poles tanpa merek, 84 karung berisi karung kosong Bulog.

Kini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pemilik RMU Berkah Risqi berinisial S. Jika terbukti melakukan pelanggaran, ia akan diancam dengan Pasal 144 Undang-Undang No. 18 tahun 2012 tentang pangan dan/atau Pasal 110 Undang-Undang No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan serta Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. (fen)

You might also like

Comments are closed.