Bunyamin Puas Pelaksanaan MPLS di Semarang

METROSEMARANG.COM – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Kota Semarang sudah memasuki hari kedua sejak dilaksanakan pada Senin lalu. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (20/7) esok.

Bunyamin (baju oranye) beserta jajaran Disdik Kota Semarang usai memantau MPLS di SMA Kesatrian 1. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Bunyamin (baju oranye) beserta jajaran Disdik Kota Semarang usai memantau MPLS di SMA Kesatrian 1. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Bunyamin mengaku pelaksanaan MPLS tahun ini sudah direncanakan dengan matang dan baik. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan sekolah di Semarang.

“Semua jenjang, dari SD, SMP, SMA, SMKnegeri dan swasta, kami undang untuk koordinasi,” ungkap Bunyamin kepada metrosemarang.com, Selasa (19/7).

Berdasarkan data yang diperoleh dari disdik Kota Semarang, dari jenjang SMP, SMA, dan SMK negeri total ada 70 sekolah yang melaksanakan MPLS. Sementara untuk sekolah swasta ada 140 sekolah. Untuk jumlah siswa yang diterima di sekolah negeri dalam jenjang tersebut ada sebanyak 23.429 siswa.

“Untuk swasta kami masih menunggu sekolah mengirimkan dara jumlah siswa, hanya masalah waktu saja,” imbuh Bunyamin.

Data siswa dari sekolah negeri lebih cepat direkap karena proses pendaftaran siswa menggunakan PPD. Meski sekolah swasta juga melalui PPD tapi masih ada kemungkinan ada tambahan siswa lagi yang mendaftar.

Bunyamin menungkapkan evaluasi pelaksanaan MPLS dua hari ini bagus. Hal ini, menurutnya dapat dilihat dari respons para peserta yang bisa mengikuti proses dengan baik, bahkan berani untuk bertanya langsung kepada pemateri. Siswa terlihat enjoy dan nyaman dengan pelaksanaan MPLS, terlebih dengan jaminan bahwa tidak akan ada perpeloncoan.

“Bagus, respon baik, tentu evaluasi untuk peningkatan tahun  berikutnya,” imbuh Bunyamin.

Kendati berjalan baik, namun Bunyamin menerima informasi seorang siswa yang mengaku dibentak oleh seorang guru selama pelaksanaan MPLS. “Kami akan tindak lanjuti apakah benar atau tidak, tidak bisa langsung percaya begitu saja,” tegasnya. (vit)

You might also like

Comments are closed.