Buron 6 Tahun, Mantan Bos SPBU Wates Ditangkap di Semarang

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Setelah sempat buron selama enam tahun, mantan Kepala SPBU Wates, Kulonprogo Theresia Mershini Prasasti Sumekar akhirnya ditangkap petugas intelejen Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Ia ditangkap  di rumah persembunyiannya di Perumahan Griya Banyumanik, Semarang (13/2) dinihari.

Theresia merupakan terpidana kasus korupsi dana penyertaan modal Pemkab Kulonprogo pada SPBU Wates. Dia selaku pihak ketiga dari badan usaha milik daerah (BUMD) Aneka Usaha sebesar Rp 1 miliar.

Sebelumnya Theresia menjadi buronan Kejari Kulonprogo usai divonis bersalah dan diputus 1 tahun penjara serta denda Rp 50 juta oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Ia ditangkap pihak Kejati Jateng karena keberadaan terdeteksi di Kota Semarang.

“Karena keberadaannya terdeteksi di wilayah Kejati Jateng, sehingga kami bekerja sama dengan tim lainnya melakukan penangkapan di rumahnya di Banyumanik. Sebelumnya, dia memang sudah kita pantau keberadaannya,” kata Asisten Intelijen (Asintel) Kejati, Yacob Hendrik P,  Rabu (13/5).

Dikatakan Hendrik, usai divonis pada tahun 2009, Theresia langsung melarikan diri. Sementara perbuatan korupsinya dilakukannya mulai kurun tahun 2003 sampai 2005. “Saat kami sergap, dia tidak melawan sama sekali. Kami memang sudah mengepung dan secara mendadak datangi rumah persembunyiannya itu,” jelasnya.

Menurut Hendrik, Kejati Jateng hanya berperan  membantu dalam penangkapan saja. Theresia akan langsung dibawa oleh tim dan diserahkan Kejari Kulonprogo untuk melanjutkan proses hukumnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.