Camat dan Lurah Diminta Kawal Kampung Tematik

METROSEMARANG.COM – Program kampung tematik yang telah berjalan sejak tahun 2016 diminta tidak sekadar berjalan, namun harus bisa mengangatkan kearifan lokal setempat dan juga harus memberikan dampak yang positif bagi warga.

Kampung Jawi di Kalialang Lama. Camat dan Lurah diminta terus mengawal program Kampung Tematik. Foto: metrosemarang.com/dok

Asisten 1 Administrasi Pemerintahan Setda Kota Semarang, Trijoto Sardjoko mengatakan, program kampung tematik akan terus menjadi perhatian Pemerintah Kota Semarang. Program ini menjadi salah satu upaya pemkot mengentaskan kampung kumuh yang masih ada di Semarang.

Para Lurah dan Camat diminta harus melibatkan masyarakat, karena partisipasi warga dalam membangun kampung tematik sangat penting. Keunggulan daerah setempat yang menjadi materi kampung tematik harus muncul sesuai dengan keinginan warga karena warga juga yang akan merawatnya.

”Jadi jangan sekadar pembangunan semata, jangan sekadar berjalan, meskipun keunggulannya kecil tapi bisa menjadi obyek wisata warga misalnya bisa buat jalan-jalan, ya gak apa-apa,” katanya, Rabu (28/2).

Tridjoto juga meminta, agar kampung tematik terus dikawal oleh Lurah dan Camat agar hasilnya optimal. Dia juga mengaku mengawal 65 kelurahan yang mempunyai kampung tematik.

”Harus disampaikan kepada masyarakat dalam setiap kesempatan bahwa kampung tematik ini sangat penting,” ujarnya.

Ditambahkan, pemberdayaan terhadap warga menjadi poin penting dalam menggali potensi yang dimiliki. Sebab program pembangunan kota tidak akan bisa terlepas dari peran serta masyarakat. (duh)

You might also like

Comments are closed.