Canangkan Germas, Hendi Ingin Wujudkan Kota Sehat

METROSEMARANG.COM – Pemkot Semarang mencanangkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota ini di halaman balai kota, Jumat (28/7). Germas fokusnya pada 3 tindakan preventif dan promotif yakni mendorong aktivitas fisik teratur dan terukur, konsumsi sayur dan buah, serta pemeriksaan dan deteksi dini penyakit secara rutin.

Pencanangan Germas, Jumat (28/7). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

”Kemajuan teknologi memudahkan kita dan membuat hampir semua urusan bisa terpenuhi dengan hanya menggunakan jempol saja. Mau pesen makan nggak usah jalan, tinggal pakai aplikasi ojek online, mau transfer uang nggak usah ke ATM, tinggal pakai internet banking, dan seterusnya,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi pada pencanangan Germas.

Saat mencanangkan, pria yang akrab disapa Hendi ini memang tidak hanya menggerakkan jempol tangan dengan gadget. Namun juga mendorong masyarakat yang hadir untuk aktif menggerakkan badan sebagai upaya peningkatan aktivitas fisik sehari-hari.

Penurunan aktifitas fisik, Hendi melanjutkan, harus menjadi perhatian karena memberikan efek negatif tubuh. Karena menurutnya saat ini ada kecenderungan angka kesakitan dan kematian didominasi oleh penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, kanker bukan lagi oleh penyakit menular.

”Hal ini, salah satunya dipicu pola hidup keseharian yang kurang sehat dan kurang gerak. Karenanya, Germas perlu terus didorong sehingga terwujud masyarakat yang sadar, mau dan mampu berpola hidup sehat dalam kesehariannya,” urainya.

Hendi menegaskan, komitmen mewujudkan masyarakat sehat merupakan salah satu program prioritas di 5 tahun pemerintahannya. Karena kesehatan adalah pondasi dasar dalam mewujudkan kesejahteraan serta masyarakat adil dan makmur.

Oleh karenanya, Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran serta menggalakkan kegiatan, forum komunikasi serta silaturahmi bagi para penggiat kesehatan di Kota Semarang.

”Alhamdulillah saya sampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama seluruh rumah sakit negeri dan swasta di Kota Semarang yang mau menerima dan memberi pelayanan BPJS dan Jamkesmaskot,” tegasnya.

Bersamaan dengan pencanangan Germas ini, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan RS connect Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi yang dilakukan oleh direktur dan pimpinan 6 RS Negeri dan Swasta di Kota Semarang mulai dari RSUP Dr Karyadi, RS Tugu Rejo, RS. KRMT WOngsonegoro, RS Telogorejo dan RS Elizabeth dan RS Pantiwiloso Citarum.

Pencanangan Germas ini dimeriahkan pula dengan berbagai kegiatan seperti senam bugar bersama, test kebugaran dan kesehatan gratis, pameran kesehatan hingga pembagian sayur dan buah gratis. Pencanangan dihadiri pula oleh para Direktur RS Negeri dan Swasta di Kota Semarang, Organisasi Profesi, Ketua Forum Kota Sehat, Camat dan Lurah Kota Semarang. (duh)

You might also like

Comments are closed.